Berita Internasional

Sunday, 18 May 2014

Jepang Belanja Militer Besar-besaran

Jepang hari ini menyatakan akan memperbesar anggaran belanja militernya sampai lima persen selama lima tahun ke depan.

Menurut kantor berita AFP, dengan cara itu Jepang akan melakukan pembelian perangkat militer besar-besaran untuk memperkuat pertahanannya di pulau-pulau terluar menyusul sengketa dengan China.

Kabinet Perdana Menteri Shinzo Abe menyetujui angka 24,7 triliun yen (Rp2.094 triliun) untuk dibelanjakan pada kurun 2014 - 2019, termasuk untuk membeli drone (pesawat tempur tak berawak), kapal selam, jet tempur dan tank amfibi.

Jepang disebut menggeser perhatiannya ke selatan dan barat (tepatnya menghadapi China).

Daftar belanja militer ini adalah bagian dari upaya Abe menormalisasi kekuatan militer Jepang yang sejak kalah Perang Dunia Kedua menjadi pasifis dengan membatasi militernya untuk pertahanan diri (bela diri) saja.

Jepang bahkan mendirikan Badan Keamanan Nasional seperti NSA di AS yang diperkirakan membuat kekuasaan terfokus pada sejumlah kecil kalangan politisi dan birokrat senior.

Jepang semakin ketakutan melihat bangkitnya kekuatan China yang bersengketa dengannya pada satu kepulauan di Laut Cina Selatan, di samping ancaman Korea Utara yang sulit diduga. (ant)

Posted by Unknown at 20:29
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Blog Archive

  • ▼  2014 (57)
    • ▼  May (57)
      • Pemerintah Tak Diajak Konsultasi Soal Darurat Mili...
      • Turki Tutup Konsulatnya di Benghazi
      • Al-Shabaab Somalia Serang Konvoi Militer
      • Spanyol Tenggara Alami Kemarau Terparah Dalam 150 ...
      • Prajurit India Tewas Dalam Bentrokan
      • Kelompok 58 PBB Desak DK Mengenai Suriah
      • AS Pertimbangkang Penutupan Kedutaannya di Libya
      • Cameron-Abbas Bahas Pembicaraan Perdamaian Palesti...
      • Ukraina : Kerugian Ekonomi Karena Kehilangan Krime...
      • 8.000 Kasus Demam Berdarah Dengue Tercatat Di Viet...
      • Jumlah Korban Jiwa Jadi 238 Akibat Ledakan Tambang...
      • Hubungan Diplomatik Indonesia-Thailand Harus Tetap...
      • WHO Laporkan Peningkatan Harapan Hidup Global
      • Kelompok Bersenjata Bunuh Tiga Orang
      • Satu Orang Tewas Dalam Bentrokan
      • Usia Harapan Hidup Global Kembali Naik
      • Sanksi Berat Bagi Rusia Ganggu Pilpres Ukraina
      • Israel, AS Harus Gunakan 'Segala Cara' Untuk Henti...
      • Bolivia Akan Kembangkan Energi Nuklir
      • Putin : Rusia 'Masih Terbuka' Soal Penyelesaian Ut...
      • Inggris Tingkatkan Status Diplomatik Oposisi Rusia
      • Warga Inggris Berubah Pendirian
      • Rakyat Brazil Menentang Penyelenggaraan Piala Duni...
      • AS Kecam Nigeria
      • Kerusuhan Anti-Tiongkok Lukai 100 Orang
      • Tiongkok Teruskan Pengeboran Minyak Yang Diprotes
      • PM Cameron Berupaya Cegah Skotlandia Keluar Dari K...
      • Rusia Tentang Keputusan Kelompok Negara 'Sahabat S...
      • Menlu Tiongkok Kecam Vietnam
      • Menlu AS : 'Data Mentah' Indikasikan Penggunaan Kl...
      • Rakyat Vietnam Marah
      • Jepang Belanja Militer Besar-besaran
      • Presiden Yaman Nyatakan Perang Terbuka
      • ASEAN Dorong Penyelesaian Sengketa Laut Tiongkok
      • Belanda Laporkan Kasus MERS Kedua
      • Lima Pekerja Bantuan Dibebaskan di Suriah
      • Iran-Tiongkok Akan Perluas Kerja Sama
      • Presiden Jonathan Kunjungi Kota Timur Laut
      • Misi PBB Sambut BaikDisiarkannya Hasil Pemilu Afgh...
      • Pemimpin Palestina Diharapkan Berada di Venezuela
      • Rakyat Palestina Peringati Hari 'Nakba' Lewat Protes
      • 12 Mayat Ditemukan Setelah Feri Terbalik
      • Bom Sepeda Motor Cederai 16 Orang
      • 100.000 Rumah Tak Peroleh Listrik Akibat Angin Top...
      • Wakil Menlu Iran : Tak Ada Hasil Nyata Dalam Pembi...
      • Jumlah Korban Jiwa Jadi 292 Dalam Bencana Tambang ...
      • Pemimpin Kenya Berikrar Tingkatkan Perang Anti-Teror
      • Tiongkok Tahan Tujuh Tersangka Yang Terlibat Seran...
      • Obama Sampaikan Belasungkawa Sehubungan Dengan Led...
      • Obama Sampaikan Belasungkawa Sehubungan Dengan Led...
      • PBB Soroti Teknologi Informasi, Komunikasi Bagi Pe...
      • Presiden Terpilih India Modi Berdoa Di Tepi Sungai...
      • Ukraina Larang Masuk 20.000 Orang Rusia Sejak Rezi...
      • Presiden Prancis Katakan Boko Haram Ancam Seluruh ...
      • Jet Tempur Serang Pangkalan AL-Shabaab
      • Konvoi Bantuan Arab Tiba di Jalur Gaza
      • Bentrokan Meletus di Selatan Tripoli
  • ►  2013 (30)
    • ►  January (30)

About Me

Unknown
View my complete profile
Simple theme. Theme images by gaffera. Powered by Blogger.