Thursday, 31 January 2013

Stasiun Luar Angkasa Kirimkan Data Via Saluran Komunikasi Laser

Astronot Rusia di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) telah mengirimkan data ilmiah menggunakan saluran komunikasi laser untuk pertama kalinya di dunia internasional, kata badan antariksa rusia atau Roscosmos, Selasa waktu setempat.

Informasi tersebut ditransfer melewati atmosfer bumi dengan kecepatan 125 megabyte per detik dari terminal laser.

Total 400 megabyte data diterima termasuk pencitraan bumi dan informasi telematika.

Pengiriman data tersebut adalah bagian dari proyek Sistem komunikasi laser untuk pertukaran data antara ISS dan stasiun bumi Arkhyz di Kaukasus Utara, Rusia.

Tim astronot terdiri dari insinyur penerbangan berbagai negara seperti Oleg Novitsky, Yevgeny Tarelkin dan Roman Romanenko yang merupakan anggota tim Ekspedisi ISS 34 dari Rusia.

Selain itu, terdapat astronot Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) Kevin Ford menjadi komandan serta insinyur penerbangan Tom Marshburn dan astronot Badan Antariksa Kanada Chris Hadfield. (ant/ed)

AS Akan Angkut Tentara Afrika untuk Perang Mali

amerika serikat akan menyediakan transportasi udara untuk tentara afrika yang membantu pertempuran pemberontakan di Mali utara, kata Juru Bicara Pentagon George Little pada Selasa.

"Kami mendukung upaya internasional dengan menyediakan angkutan udara bagi negara-negara di kawasan itu, termasuk Chad dan Togo," katanya kepada wartawan, dan menambahkan bahwa penerbangan belum dimulai.

Togo telah menjanjikan lebih dari 700 tentara kepada pasukan internasional di Mali di bawah pengawasan Masyarakat Ekonomi Negara Afrika Barat atau ECOWAS.

Chad, yang bukan bagian dari ECOWAS, telah berjanji untuk mengirim 2.000 tentara ke Mali.

Namun penyebaran tentara afrika telah diperlambat oleh keuangan dan keprihatinan logistik.

Sehubungan dengan dukungan pasukan Prancis, Pentagon telah melakukan 17 penerbangan dengan pesawat C-17 yang membawa lebih dari "391 ton peralatan dan hampir 500 penumpang" dari Prancis ke Bamako, kata Little.

Selain bantuan dengan peralatan dan intelijen, AS setelah dua pekan melakukan pembahasan internal, mulai memberikan dukungan pengisian bahan bakar untuk Operasi udara Prancis, bagi tiga KC-135 pesawat.

Satu misi pengisian bahan bakar pertama "yang menyediakan sekitar 33.000 pon bahan bakar jet untuk pesawat tempur Prancis," katanya.

Pada 11 Januari, Prancis meluncurkan intervensi militer untuk membantu Mali dan pasukan Afrika lainnya guna mengusir gerilyawan yang mengendalikan bagian utara negara itu. (ant/ed)

Dewan Keamanan Harus Hentikan 'Horor' di Suriah

Utusan perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa Lakhdar Brahimi pada Selasa menyerukan Dewan Keamanan PBB untuk bertindak untuk mengakhiri "tingkat horor yang belum pernah terjadi sebelumnya" dalam perang sipil di Suriah, kata para diplomat.

Brahimi mengatakan kepada 15 anggota dewan bahwa legitimasi Presiden Bashar al-Assad telah "rusak berat" oleh konflik 22-bulan di mana lebih dari 60.000 orang telah tewas, kata para diplomat dalam pertemuan tertutup kepada AFP.

Sementara itu lebih dari 700.000 pengungsi Suriah telah terdaftar atau sedang menunggu pendaftaran di negara-negara tetangga pada saat konflik di negara mereka dikoyak perang terus berlanjut di luar kendali, kata badan pengungsi Perserikatan Bangsa Bangsa Selasa.

"Kami mendapat tekanan besar dalam beberapa pekan terakhir. Kebutuhan sangat besar," kata Juru Bicara UNHCR Sybella Wilkes kepada AFP.

Dia menambahkan bahwa seorang rekan di lapangan telah mengeluh bahwa "kita tidak bisa melayani semua orang dengan cukup cepat." Dia menunjukkan bahwa jumlah orang Suriah yang terdaftar sebagai pengungsi atau menunggu pemrosesan di negara-negara sekitarnya telah mencapai 703.314-an pada Senin.

Dari jumlah itu, katanya, lebih dari 581.000 yang terdaftar, dan pekerja bantuan sedang melakukan yang terbaik untuk meningkatkan proses pendaftaran "untuk menghapus penumpukan." Wilkes menunjukkan bahwa pada saat ini tahun lalu, badan PBB mendaftar hanya beberapa ratus pengungsi Suriah setiap bulan di Lebanon.

"Sekarang, tujuannya adalah untuk mendaftarkan 45.000 per bulan," katanya, dan menambahkan bahwa rata-rata saat ini di pangkalan-pangkalan terdapat sekitar 32.000 orang.

Di Yordania, yang telah melihat adanya pemasukan besar dalam beberapa pekan terakhir, "rencananya untuk Februari saja mencoba untuk mendaftar 50.000 orang," kata Wilkes.

Sekitar empat juta orang Suriah mengandalkan bantuan internasional untuk mengatasi dampak dari konflik yang telah berlangsung selama 22 bulan, di mana PBB memperkirakan lebih dari 60.000 orang tewas. (ant/ed)

Dewan Keamanan PBB Tegaskan Kembali Dukungan Bagi Diplomasi di Asia Tengah

dewan keamanan pbb, Selasa (29/1), menghargai pekerjaan kantor PBB yang memberi sumbangan bagi pengukuhan perdamaian dan kestabilan di Asia Tengah dan menegaskan kembali dukungannya untuk memfasilitasi dialog dan membantu negara Asia Tengah menangani keprihatinan regional.

Dewan 15 anggota tersebut menyuarakan dukungan dan penghargaannya di dalam satu pernyataan yang dikeluarkan di Markas PBB, new york, setelah badan PBB itu menerima penjelasan dari Miroslav Jenca, utusan khusus Sekretaris Jenderal PBB, mengenai kegiatan Pusat Regional PBB bagi Diplomasi Pencegahan buat Asia Tengah (UNRCCA) selama enam bulan belakangan.

Di dalam pernyataan tersebut, anggota badan PBB itu menekankan perlunya koordinasi dan kerja sama lebih jauh, antar-pemerintah di wilayah tersebut, UNRCCA dan organisasi regional guna "memperkuat kemampuan wilayah itu untuk mengatasi tantangan bagi perdamaian, kestabilan serta pembangunan yang berkesinambungan di Asia Tengah".

Dewan Keamanan memuji pekerjaan UNRCCA, yang menandai peringatan ke-5 peresmiannya pada Desember 2012, "sebagai contoh mekanisme diplomasi pencegahan yang tersedia bagi PBB dan memberi sumbangan dalam memperkokoh perdamaian serta kestabilan di wilayah tersebut, menempa kerja sama dan hubungan bertetangga yang baik, dan membantu negara Asia Tengah", kata pernyataan itu.

Badan PBB yang paling tangguh tersebut juga menyambut baik peran UNRCCA dalam memfasilitasi bantuan oleh negara Asia Tengah bagi "normalisasi situasi di Afghanistan", kata pernyataan itu sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Rabu pagi. Afghanistan sedang menjalani peralihan, kondisi yang mempengaruhi situasi di Asia Tengah dan.

Selain itu, Dewan Keamanan kembali menegaskan dukungannya bagi upaya UNRCCA guna memfasilitasi dialog dan membantu pemerintah Asia Tengah dalam berbagai masalah regional bersama mereka.

UNRCCA, yang bermarkas di Turkmenistan, didirikan pada 2007 atas gagasan lima negara Asia Tengah --Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan dan Uzbekistan. UNRCCA adalah misi politik khusus yang bertugas menangani ancaman aksi teror, penyelundupan narkotika, kejahatan terorganisir dan kemerosotan lingkungan hidup yang dihadapi wilayah itu. (ant/ed)

Australia Gelar Pemilu 14 September

Perdana Menteri Australia julia gillard pada Rabu mengatakan negaranya akan menggelar pemilihan umum pada 14 September, kata satu pengumuman.

Rakyat Australia biasanya diberitahu kapan pemilu berlangsung hanya beberapa pekan menjelang pelaksanaannya, tetapi pemimpin Partai Buruh yang pemerintah minoritasnya menang tipis dalam pemungutan suara terakhir itu mengejutkan publik dengan pengumuman sembilan bulan menjelang pemilu.

"Meskipun begitu saya tidak akan memulai masa kampanye yang panjang, tetapi sebaliknya," kata Gillard kepada Klub Pers Nasional di Canberra dalam sebuah pidato yang juga mengumumkan langkah-langkah strategis yang akan ditempuh Partai Buruh selama tahun ini.

"Harus dibedakan mana hari menjalankan pemerintahan dan mana hari kampanye," tegasnya.

Gillard yang diprediksi akan dikalahkan oleh pemimpin oposisi dari Partai Konservatif Tony Abbot dalam pemilu tersebut mengatakan pengumuman tanggal pemilu jauh-jauh hari akan memberikan kesempatan bagi individu, pebisnis serta investor untuk merencanakan segala sesuatunya.

"Pengumuman ini memberikan arah yang jelas dan tidak menjadikan tensi pemilu menghangat, tetapi justru dapat meredamnya serta memberikan ruang untuk musyawarah," katanya.

Parlemen Australia akan dibubarkan pada 12 Agustus.

Gillard merupakan wanita pertama yang menjadi Perdana Menteri Australia. Dia terakhir kali maju ke pemilu pada 2010, beberapa pekan setelah menggelar kudeta partai guna menggulingkan mantan pemimpin Partai Buruh dan Perdana Menteri Kevin Rudd.

Tetapi wanita kelahiran Wales itu gagal memenangkan pemilu elektoral karena kalah populer dari Rudd, sehingga memaksa dirinya harus membentuk pemerintah koalisi bersama independen guna mempertahankan kekuatan.

Pada masa "histeria" kemenangan pemilu 2010 Gillard sendiri telah mengatakan bahwa parlemen akan menjalani tiga tahun pemerintahan dan pelaksanaan pemilu tidak seharusnya menjadi ajang "tebak-tebakan".

"Jadi demi kepastian dan transparansi serta keinginan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik maka saya tetapkan tanggal yang jelas apda hari ini," kata Gillard, yang pertama kalinya memakai kacamata di depan media.

Wanita berusia 51 tahun itu menghadapi masa sulit dalam jejak pendapat, terutama setelah dia mengenalkan pajak polisi bagi industri guna memerangi perubahan iklim, padahal sebelum terpilih dirinya berjanji tidak akan mengeluarkan kebijakan apapun terkait pajak karbon.

Gillard yang juga tidak menikah dan ateis, sebelumnya telah mengatasi ketidakpastian masa depan kepemimpinannya di Partai Buruh dengan menjungkalkan Rudd 71 persen banding 31 persen pada kongres partai yang digelar pada Februari 2012.

Perdana Menteri Australia biasanya menggunakan tanggal pemilihan umum untuk keuntungan politiknya, tetapi Gillard mengatakan dengan pengumuman lebih awal maka pihak oposisi akan memiliki cukup waktu untuk mengembangkan dan menghitung biaya kebijakan yang akan mereka jalankan.

Dalam pidatonya, Gillard mengatakan pemerintah memiliki rencana yang jelas untuk memastikan tempat Australia di tengah pertumbuhan ekonomi Asia. Gillard juga akan mengumumkan simpanan pemerintah untuk menjaga keberlangsungan anggaran. (ant/ed)

Badan Pengungsi PBB Siap Bantu Ribuan Pengungsi Mali Pulang

Wakil Juru Bicara PBB Eduardo del Buey, Selasa (29/1), mengatakan badan pengungsi pbb "mempersiapkan diri untuk membantu kepulangan spontan ribuan orang yang mengungsi akibat konflik di Mali utara".

Komentar tersebut dikeluarkan kepada pers di Markas PBB, new york, Amerika Serikat.

Prancis baru-baru ini melancarkan campur tangan militer di Mali, setelah gerilyawan yang telah memberlakukan hukum Syari'ah secara ketat di bagian utara negeri tersebut mulai melakukan gerak maju militer.

badan pengungsi pbb menyatakan lembaga itu "bermaksud membuka kehadiran baru di Gao dan kota besar lain di bagian utara Mali segera setelah kondisi memungkinkan", kata del Buey sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Rabu pagi.

Juru bicara PBB tersebut juga melaporkan, "Kendati ada petunjuk mengenai keinginan yang meningkat untuk pulang, kondisi di bagian utara negeri itu masih rumit." "Orang yang baru-baru ini meninggalkan rumah mereka di bagian utara telah melaporkan kekurangan serius makanan, air bersih dan bahan bakar," katanya.

"Secara keseluruhan, sebanyak 380.000 orang telah meninggalkan Mali utara sejak awal konflik setahun lalu. Ini meliputi 230.000 orang yang menjadi pengungsi di dalam negeri mereka, dan lebih dari 150.000 orang yang tinggal sebagai pengungsi di Mauritania, Niger, Burkina Faso dan Aljazair," kata del Buey. (ant/ed)

Pembunuh Tingkat Tinggi Tewas Dalam Pengepungan


Seorang tersangka dalam pembunuhan anggota parlemen regional ditembak mati pada Selasa waktu setempat saat pasukan khusus mencoba menangkapnya di Kabardino-Balkaria,
republik kaukasus Utara Rusia, tulis siaran pers Kementerian Dalam Negeri Rusia.

Zeitun Boziyev berada di dalam daftar buronan pemerintahan federal sejak 2010. Menurut juru bicara Komite Investigasi Rusia Vladimir Markin, pria itu juga diduga melakukan serangan terhadap polisi, pelayan dan peneliti.

Sebelumnya polisi memasukkannya sebagai tersangka kasus pembunuhan Boris Zherukov, kepala faksi Partai Rusia Bersatu di legislatif daerah sekaligus presiden Universitas Pertanian Negara Bagian Kabardino-Balkaria.

Dia dibunuh di kantornya, Nalchik pada 25 Desember 2012, oleh dua orang tak dikenal yang kemudian melarikan diri.

Boziyev juga diduga membunuh Kazbek Gekkiyev (28 tahun), presenter di saluran TV milik pemerintah negara bagian setempat pada 5 Desember 2012.

"Pada sekitar tengah hari Selasa, kantor antiekstremis Distrik Federal Kaukasus Utara menerima laporan buronan tersebut terlihat di sebuah ruang komputer," tulis siaran pers kementerian dalam sebuah pernyataan.

"Pasukan khusus mengepung bangunan tersebut, anak-anak segera dievakuasi dari tempat kejadian perkara." Ketika ditawarkan agar menyerahkan diri, tersangka justru mencoba melarikan diri dan menembaki pasukan khusus.

"Pria itu tewas ketika polisi membalas serangan. Dia membawa paspor atas nama Zeitun Boziyev yang lahir pada1982," tulis pernyataan itu.

Dari peristiwa pengepungan itu tidak terdapat korban di pihak polisi atau warga sipil. (ant/ed)

Obama Optimistis Reformasi Imigran Ilegal AS Dapat Segera Dicapai

presiden amerika serikat Barack Obama Selasa mengatakan bahwa reformasi sistem imigrasi yang telah lama diperjuangkan bisa dicapai dalam waktu dekat.

Obama dalam pidato tersebut memaparkan pandangannya mengenai isu tersebut, yang jika lolos di badan legislatif akan membuat sekitar 11 juta imigran ilegal memperoleh kewarganegaraan Amerika Serikat serta mengizinkan mahasiswa asing yang telah lulus untuk tinggal lebih lama.

"Saya percaya kita telah sampai pada waktu yang memungkinkan reformasi untuk dilakukan," kata Obama.

"Sekarang adalah saatnya (untuk mereformasi sistem imigrasi)," kata dia.

Pidato tersebut diberikan satu hari setelah sebuah kelompok senator bipartisan memaparkan rancangan undang-undang mengenai masalah yang sama.

Presiden mengatakan bahwa usulan legislasi imigrasinya, yang pertama kali dipublikasikan pada 2011 lalu, mempunyai dasar yang sama dengan pendekatan dari Senat.

Kesamaan kedua rencana reformasi undang-undang imigrasi itu meliputi: -- Penawaran kepada imigran ilegal untuk memperoleh kewarganegaraan permanen, yang mengharuskan mereka untuk membayar pajak, belajar bahasa Inggris, dan mengenal budaya di Amerika Serikat.

-- Memperketat penjagaan perbatasan Amerika Serikat dan sistem visa serta menangani anak-anak terlantar yang dibawa ke Amerika Serikat secara ilegal oleh orang tuanya.

-- Memperbaiki sistem verifikasi pekerja yang melarang imigran ilegal namun di sisi lain menghilangkan larangan terhadap pekerja ahli dari negara lain yang memasuki Amerika Serikat untuk membantu pertumbuhan ekonomi.

Di sisi lain terdapat perbedaan utama antara usulan Obama dan Senat, di antaranya adalah: -- Usulan dari Senat memasukkan syarat-syarat tertentu bagi imigran gelap untuk mendapatkan kewarganegaraan, sementara rencana Obama tidak.

-- Usulan dari presiden juga memperlakukan pasangan sesama jenis setara seperti pasangan normal lainnya.

Usaha yang sama untuk mereformasi sistem imigrasi pernah dilakukan di bawah mantan Presiden George W. Bush, namun gagal pada waktu itu. Semakin kuatnya posisi pemilih Hispanik telah memaksa perubahan kalkulasi politik dan menciptakan iklim reformasi paling kuat selama beberapa tahun terakhir.

Obama sendiri telah berulangkali menjanjikan selama periode pertama pemerintahnya untuk mendorong reformasi imigrasi. Dia sukses menyalahkan Partai Republik atas gagalnya usaha itu dan berhasil memenangkan suara pemilih Hispanik pada pemilu presiden November lalu. (ant/ed/img:google)

Palestina: Perubahan di Israel Diperlukan Bagi Perundingan Perdamaian

organisasi pembebasan palestina pada Selasa mengatakan Perdana Menteri Israel benjamin netanyahu harus melakukan perubahan tajam jika perundingan perdamaian ingin dimulai kembali.

"Melakukan proses politik serius untuk menyelamatkan perdamaian memerlukan perubahan tajam dalam kebijakan ke depan pemerintah Israel," kata Komite Eksetukif organisasi pembebasan palestina (PLO) dalam pernyataan setelah pertemuan di Ramallah, yang dipimpin Presiden Palestina Mahmud Abbas.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton menyataKan bahwa kemenangan tipis Netanyahu dalam pemilu awal bulan ini tidak mengganggu harapan bagi perdamaian dengan Palestina, tetapi malahan membuka satu peluang baru bagi dialog.

Partai Likud -Beitenu yang dipimpin Netanyau unggul dalam pemilu pekan lalu dengan memiliki suara paling banyak di Knesset (parlemen), tetapi dilemahkan oleh gelomban dukungan pada partai Yesh Atid berhaluan tengah yang dipimpin Yair Lapid.

Para pemimpin partai sedang merundingkan satu koalisi baru, yang diperkirakan adalah satu pemerintah kanan-tengah, dan perundingan-perundingan itu harus diperhatikan bagi tanda-tanda apakah pemerintah itu akan dapat menghidupkan kembali proses perdamaian Timur Tengah.

Abbas menginginkan Israel menghentikan pembangunan permukiman di Tepi Barat dan Jerusalem Timur yang diduduki sebelum perundingan perdamaian yang macet sejak Septembr 2010.

Netanyahu mmengatakan ia menolak prasyarat-prasyarat bagi perundingan perdamaian, hasilnya menurut ia akan memungkinkan Israel mempertahankan kekuasaan atas beberapa wilayah yang ditetapkan sebagai wilayah Palestina sesuai dengan perbatasan tahun 1967. (ant/ed)

Sekjen PBB Desak Semua Pihak Akhiri Perang Saudara di Suriah

sekjen pbb ban ki-moon pada Rabu mendesak semua pihak, yang bertempur dalam perang saudara di Suriah, menghentikan kekerasan "atas nama kemanusiaan".

Saat berbicara dalam konferensi donor di Kuwait, Ban mengatakan, "Saya menyeru semua pihak dan terutama pemerintah Suriah menghentikan pembunuhan, menghentikan kekerasan." Lebih dari 60.000 orang tewas sejak konfilik 22 bulan itu dimulai, kata PBB.

Pertemuan di Kuwait itu adalah untuk mencari dana bagi usaha-usaha kemanusiaan di Suriah.

Badan dunia itu Senin memperingatkan bahwa tanpa bantuan dana lagi pihaknya tidak akan dapat membantu jutaan warga Suriah dan dalam konferensi itu PBB menyerukan bantuan untuk memenuhi target 1,5 miliar dolar AS.

Sekitar empat juta warga Suriah di negara itu memerlukan bantuan pangan, tempat berlindung dan bantuan lainnya dan lebih dari 700.000 orang melarian diri ke negara-negara tetangga sejak konflik itu dimulai, kata PBB, Separuh dari warga sipil yang terkena dampak krisis itu adalah anak-anak, kata PBB. (ant/ed)

Kedubes AS di Kairo Ditutup Alasan Keamanan


Duta Besar Amerika Serikat untuk Mesir Anne Patterson, Rabu, mengatakan, Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Kairo masih ditutup selama keamanan belum kondusif.

Dengan demikian, semua kegiatan termasuk pelayanan visa dan pusat informasi di Kedubes tersebut belum dapat dilakukan hingga akan diumumkan kemudian, katanya kepada kantor berita Mesir, MENA, Rabu.

Penutupan tersebut telah memasuki hari kedua sejak Selasa (29/1) menyusul pembakaran bendera AS dan ancaman yang dilakukan pengunjuk rasa.

"Kedubes saat ini mementingkan keamanan bagi seluruh warga AS di Mesir dan akan memberi bantuan darurat bagi mereka memerlukannya," kata Dubes Anne.

Gedung
kedubes as yang terletak di Distrik Garden City, sekitar 300 meter dari pusat unjuk rasa Bundaran Tahrir itu dikawal ketat oleh aparat keamanan.

Semua jalan ke arah kantor perwakilan AS itu diblokir dengan pagar penghalang beton setinggi tiga meter.

Pada Rabu (30/1) tampak aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau ratusan pengunjuk rasa yang meneriakkan yelyel anti AS di dekat pagar penghalang di sekitar Hotel Semiramis, tak jauh dari kedubes as tersebut.

Sementara itu, terkait dengan bentrokan berdarah pada pekan lalu yang menewaskan 60 orang, beberapa kalangan tokoh utama oposisi pada Rabu menyatakan menyambut baik kehendak Presiden Mohamed Moursi untuk diadakan dialog nasional.

Beberapa tokoh berpengaruh termasuk Ketua Partai Dustur, Mohamed Elbaredai dan Ketua Partai El Gaad, Ayman Noor, menilai dialog nasional yang diprakarsai Moursi tersebut.

Sebelumnya, kelompok yang menamakan diri Front Penyelamatan Bangsa, termasuk Elbaredai, menolak seruan dialog nasional Presiden Moursi.

Presiden Moursi dalam kunjungannya ke Jerman pada Rabu menegaskan bahwa rakyat Mesir akan mampu memecahkan krisis yang dihadapi saat ini.

"Krisis akan berakhir setelah pemilihan parlemen yang akan digelar tiga atau empat bulan lagi, dan satu pemerintahan tetap akan dibentuk menggantikan pemerintah sementara saat ini," kata Moursi dalam konferensi pers bersama dengan Kanselir Angela Merkel, yang disiarkan langsung oleh televisi nasional Mesir. (ant/ed)

Prancis Minta Pemerintah Mali Segera Berunding dengan Penduduk Utara

Prancis hari Rabu mendesak pemerintah Mali segera memulai perundingan dengan gerilyawan tuareg dan perwakilan lain penduduk di wilayah utara negara bekas koloninya itu.

Seruan tersebut disampaikan setelah operasi militer pimpinan Prancis berhasil menghalau kelompok-kelompok garis keras dari sejumlah kota utama di wilayah gurun utara Mali yang mereka kuasai sejak April tahun lalu.

Para pejabat militer Prancis berharap keberhasilan cepat intervensi itu akan memungkinkan mereka segera menyerahkan tanggung jawab keamanan di kawasan itu kepada pasukan pemerintah Mali yang didukung oleh militer dari negara-negara Afrika tetangganya.

Dalam jangka panjang, Paris menganggap penyelesaian politik antara pemerintah di Bamako dan suku Tuareg yang mengupayakan kemerdekaan sebagai hal sangat penting bagi stabilitas di negara itu.

Parlemen Mali pada Selasa menyetujui peta jalan politik bagi masa depan negara itu, yang mencakup penyelenggaraan pemilihan umum pada Juli dan negosiasi dengan perwakilan penduduk utara.

"Proses politik ini kini harus segera digerakkan maju secara konkrit," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis Philippe Lalliot.

"Pemilihan umum harus diadakan secepat mungkin dengan keikutsertaan luas seluruh penduduk Mali," katanya.

"Hanya dialog utara-selatan yang akan mempersiapkan landasan bagi kembalinya kekuasaan pemerintah Mali di wilayah utara negara itu," tambah juru bicara itu.

Para pemimpin pertahanan kelompok negara Afrika Barat ECOWAS hari Sabtu setuju meningkatkan jumlah pasukan yang dijanjikan untuk Mali menjadi 5.700.

Prancis hari Minggu menyatakan telah menempatkan 2.900 prajurit, dan 2.700 prajurit Afrika telah berada di daratan Mali dan di negara tetangganya, Niger.

Prancis, yang bekerja sama dengan militer Mali, pada 11 Januari meluncurkan operasi ketika militan mengancam maju ke ibu kota Mali, Bamako, setelah keraguan berbulan-bulan mengenai pasukan intervensi Afrika untuk membantu mengusir kelompok garis keras dari wilayah utara.

Mali, yang pernah menjadi salah satu negara demokrasi yang stabil di Afrika, mengalami ketidakpastian setelah kudeta militer pada Maret 2012 menggulingkan pemerintah Presiden Amadou Toumani Toure.

Masyarakat internasional khawatir negara itu akan menjadi sarang baru teroris dan mereka mendukung upaya Afrika untuk campur tangan secara militer.

PBB telah menyetujui penempatan pasukan intervensi Afrika berkekuatan sekitar 3.300 prajurit di bawah pengawasan kelompok negara Afrika Barat ECOWAS. Dengan keterlibatan Chad, yang telah menjanjikan 2.000 prajurit, berarti jumlah pasukan intervensi itu akan jauh lebih besar.

Kelompok garis keras, yang kata para ahli bertindak di bawah payung Al Qaida di Maghribi Islam (AQIM), menguasai kawasan Mali utara, yang luasnya lebih besar daripada Prancis, sejak April tahun lalu.

Pemberontak suku pada pertengahan Januari 2012 meluncurkan lagi perang puluhan tahun bagi kemerdekaan Tuareg di wilayah utara yang mereka klaim sebagai negeri mereka, yang diperkuat oleh gerilyawan bersenjata berat yang baru kembali dari Libya. Namun, perjuangan mereka kemudian dibajak oleh kelompok-kelompok muslim garis keras.

Kudeta pasukan yang tidak puas pada Maret dimaksudkan untuk memberi militer lebih banyak wewenang guna menumpas pemberontakan di wilayah utara, namun hal itu malah menjadi bumerang dan pemberontak menguasai tiga kota utama di Mali utara dalam waktu tiga hari saja. (ant/ed)

Niger Siap Jadi Pangkalan Pesawat AS untuk Awasi Mali

Niger Rabu mengatakan pihaknya siap menjadi tuan rumah bagi pangkalan pemantauan gerakan pesawat tak berawak amerika serikat terhadap kelompok-kelompok yang berkaitan al qaida yang saat ini berbasis di mali utara.

"Jika Niger memiliki kesempatan untuk menerima dukungan dalam bentuk pesawat atau pesawat tak berawak untuk memantau pergerakan mencurigakan dari Mali, kita tidak akan menolak hal itu," kata Menteri Pertahanan Karidjo Mahamadou kepada AFP.

Dia menambahkan bahwa bagaimanapun ia tidak mengetahui adanya kesepakatan resmi yang memungkinkan penyebaran pesawat tak berawak AS di wilayah Niger.

Seorang pejabat AS mengatakan Senin, bahwa Pentagon berencana untuk mendirikan pangkalan pesawat tak berawak di wilayah ini - kemungkinan besar di Niger - untuk meningkatkan pengawasan terhadap al qaida di Islam Maghribi (AQIM) dan sekutu-sekutunya.

Washington telah menyatakan kekhawatiran bahwa AQIM, salah satu kelompok yang mengendalikan wilayah utara Mali 10 bulan lalu, telah memperluas lingkup di wilayah tersebut dan berubah menjadi ancaman keamanan global.

Prancis meluncurkan operasi militer di bekas koloni itu pada Januari dan sudah merebut kembali kota-kota utama utara. Ia berharap untuk menyerahkan kepada pasukan multinasional Afrika yang belum sepenuhnya disebarkan.

Pemerintahan Presiden AS Barack Obama telah memberikan pesawat transportasi untuk membantu pengangkutan senjata dan tentara Prancis serta menawarkan untuk berbagi intelijen dengan Paris dari pesawat pengintai, termasuk pesawat mata-mata tak berawak Global Hawk.

amerika serikat dan Niger menandatangani perjanjian status pasukan Senin, yang akan memberikan perlindungan hukum bagi setiap pasukan Amerika di negara itu.

Pentagon mengamankan kesepakatan tersebut untuk perencanaan pangkalan atau penyebaran pasukan.

Para pejuang AQIM telah melintasi perbatasan gurun mali utara dengan Mauritania, Aljazair dan Niger dengan mudah untuk menjalankan apa yang diyakini sebagai operasi penyelundupan migran dan narkoba yang menguntungkan ke Eropa.

Mereka terlatih baik, memiliki persenjataan melimpah dan menahan beberapa sandera Barat, tetapi sangat bergantung pada bahan bakar untuk gerakan mereka di wilayah Sahel yang luas. (ant/ed)

Penasehat Polisi PBB Tekankan Perlunya Lebih Banyak Perempuan Sebagai Petugas


Ann-Marie Orler, yang akan melepaskan jabatan penasehat polisi pbb, Rabu (30/1), menyeru negara anggota agar mengirim lebih banyak perempuan yang memenuhi syarat untuk bertugas dalam operasi pemelihara perdamaian PBB di seluruh dunia.

Orler mengeluarkan pernyataan tersebut, saat ia berbicara dalam taklimat di Markas PBB, New York, AS, guna menyoroti upaya PBB guna meningkatkan kualitas dan profesionalisme pasukan pemelihara perdamaian.

"Tujuan kita ialah memiliki kesatuan polisi paling profesional PBB. Namun, satu orang tak bisa memiliki organisasi polisi profesional dan modern tanpa mendorong keikut-sertaan yang sama oleh lelaki dan perempuan," kata perempuan pejabat itu.

Orler, pengacara dan perwira polisi, bekerja di Kepolisian Nasional Swedia selama hampir 20 tahun, sebelum bergabung dengan PBB sebagai wakil penasehat polisi di Departemen Operasi Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB (DPKO) pada 2008. Ia dipromosikan sebagai penasehat polisi pada Maret 2010.

Sebagai "polisi tinggi" badan dunia tersebut, Orler membawahi kesatuan polisi yang berjumlah 12.398 personel yang bertugas di 18 misi di seluruh dunia.

Pada 2009, PBB meluncurkan gagasan yang dikenal dengan nama "Global Effort" untuk menambah jumlah perempuan polisi di jajarannya menjadi 20 persen sampai 2014.

"Meskipun kita telah meningkatkan jumlah kita dalam tiga setengah tahun belakangan, saat ini kita tetap hanya memiliki 10 persen perempuan polisi," kata Orler sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Kamis pagi. "Masih banyak yang mesti dikerjakan. Saya kembali menyeru semua negara anggota untuk mengirimi kami lebih banyak perempuan yang sangat berkualitas." Ia menyatakan Rwanda, misalnya, baru bulan Desember mengirim satuan yang terdiri atas 15 perempuan polisi buat Pantai Gading. Bersama dengan Bangladesh dan India, Rwanda adalah salah satu dari tiga negara penyumbang perempuan polisi bagi PBB.(ant/ed)

Yaman-Saudi Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Informasi

Kementerian informasi Yaman dan Kerajaan Arab Saudi pada Rabu melakukan pembicaraan resmi di Riyadh membahas kerja sama kedua negara.

Persidangan diketuai bersama oleh Menteri Informasi Yaman Ali al-Amrani dan Menteri Kebudayaan dan Informasi Saudi Abdulaziz Khoja yang difokuskan pada kerja sama antara kedua kementerian dan otoritas media di kedua negara.

Yaman dan Saudi menekankan pentingnya produksi bersama dan pertukaran program serta meningkatkan kunjungan bilateral pihak-pihak yang berkompeten bidang informasi dan keahlian teknis dalam berbagai media, serta menyerap manfaat dari program pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan dan Informasi Saudi.

Dalam kesimpulan, kedua pihak menandatangani kerja sama informasi program eksekutif antara Kementerian Informasi dan Kementerian Kebudayaan dan Informasi Saudi serta program kerja sama eksekutif dan pertukaran berita antara Kantor Berita Yaman (SABA) dan Kantor Berita Arab Saudi (SPA). (ant/ed)

Korsel Peringatkan Korut Soal Uji Coba Nuklir

Presiden korea selatan Lee Myung-Bak menggelar sidang darurat bidang keamanan, Kamis, dengan memperingatkan bahwa korea utara akan menghadapi "konsekuensi serius" jika negara tetangganya itu melakukan uji coba nuklir.

Sidang tersebut diikuti oleh menteri pertahanan, kepala badan intelijen nasional serta penasehat keamanan nasional.

Pernyataan yang dikeluarkan setelah sidang menyebutkan bahwa Lee bersikeras untuk mengambil posisi pertahanan yang diperkuat, dengan melihat Pyongyang yang jelas terlihat ingin mengambil keuntungan dari transisi kepemimpinan di Korsel.

Jabatan Lee sebagai presiden secara resmi akan beralih ke presiden yang baru terpilih, Park Geun-Hye, pada 25 Februari mendatang.

"Pemerintah mendesak korea utara untuk segera menghentikan semua pernyataan dan tindakan provokatif serta untuk mematuhi kewajiban internasional, termasuk resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB," kata pernyataan itu.

"Jika korea utara salah perhitungan dan kembali melakukan tindakan provokatif, Korut akan menghadapi berbagai konsekuensi serius," tambahnya.

Korut sebelumnya mengancam akan melakukan uji coba nuklirnya yang ketiga sebagai tanggapan terhadap sanksi-sanksi yang dijatuhkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Pyongyang karena peluncuran roket jarak jauh yang dilakukannya pada Desember lalu.

Negara itu juga memperingatkan bagi adanya "langkah-langkah balasan secara fisik" terhadap korea selatan jika Seoul "secara langsung berpartisipasi" dalam sanksi-sanksi PBB terhadap Korut.

Korut mengatakan bahwa peluncuran roket ditujukan untuk misi ilmiah.

Setelah korea utara meluncurkan roket, Dewan Keamanan mengesahkan sebuah resolusi, yang memperluas sanksi bagi Korut setelah negara itu melakukan uji coba nuklir pada tahun 2006 dan 2009. (ant/ed)

Ekspor Minyak Iran Capai Angka Tertinggi di Tengah Sanksi Eropa

ekspor minyak mentah Iran pada Desember naik sampai level tertinggi sejak Uni Eropa memberlakukan sanksi pada negara tersebut pada Juli tahun lalu.

Para analis dan sumber dari perusahaan pengiriman mengatakan, tingginya permintaan China dan pembelian kapal-kapal tanker baru membuat negara anggota OPEC itu dapat mengelakkan sanksi.

Menurut sumber dari dua perusahaan dan data yang dihimpun oleh Reuters, ekspor Iran naik menjadi 1,4 juta barel per hari (bpd) pada Desember lalu.

Sebelumnya, sanksi dari Uni Eropa sempat membuat ekspor minyak mentah Iran turun drastis sampai 50 persen pada 2012 dari 2,2 juta bpd pada akhir 2011. Hal itu juga berakibat negara itu kehilangan banyak pendapatan dan membuat mata uang Iran jatuh.

Namun permintaan yang besar dan terus menerus dari China dan negara lain seperti India dan Jepang, serta pembelian beberapa kapal tanker baru, membuat Republik itu secara tidak terduga mendapatkan kenaikan devisa pada akhir tahun lalu.

Amerika Serikat dan Uni Eropa berharap tekanan ekonomi dapat memaksa Iran mempertimbangkan kekhawatiran internasional mengenai program nuklirnya.

Salar Moladi, analis pasar minyak dan konsultan gas FGE, memperkirakan Iran telah mengirim lebih dari 1,4 juta bpd minyak mentah pada Desember.

Moradi memperkirakan angka tersebut akan turun sedikir pada level antara 1,1 sampai 1,3 juta bpd pada kuartal pertama 2013 dan dapat membuat Iran menerima devisa sekitar 4,7 miliar dolar berdasarkan harga Brent pada Desember.

Meskipun turun, jumlah tersebut masih lebih baik dibanding ekspor minyak mentah Iran yang mencapai level terendah pada September yang hanya 900.000 bpd.

"Iran telah membeli beberapa kapal tanker dari China dan sekarang bisa melakukan pengiriman lebih banyak," kata Moradi kepada Reuters.

Data dari China menunjukkan bahwa negara itu membeli 593.400 bpd minyak mentah Iran pada Desember. Jumlah itu merupakan yang kedua tertinggi pada 2012.

Sebelumnya, Iran kesulitan untuk memenuhi jadwal pengiriman karena Uni Eropa melarang perusahaan dari negara anggotanya memberi asuransi pada kapal tanker yang membawa minyak dari Iran.

Amerika Serikat sendiri kesulitan untuk melarang China mengimpor minyak mentah Iran.

Elena McGovern, analis gas dan minyak dari Business Monitor International mengatakan, "Jika Amerika Serikat melarang China mengimpor dari Iran, maka akibatnya akan terlalu buruk bagi hubungan bilateral kedua negara." "Saya juga akan sangat terkejut jika Obama meminta China menghentikan impor itu," kata dia. (ant/ed)

Kafe Ilmiah Menjamur di Amerika Serikat

Kebanyakan warga amerika serikat mungkin telah meninggalkan pendidikan formal ilmu alam di universitas, namun mereka di sisi lain terus menghadiri "kafe ilmiah" di restoran setempat untuk mendengarkan pembicaraan soal sains sambil makan atau minum.

kafe ilmiah membuat warga amerika serikat dapat meminum bir sambil mendengarkan kuliah ringan biologi atau memakan burger sambil melihat pemaparan "teori segalanya" dari Stephen Hawking.

kafe ilmiah memang telah menjamur di hampir semua negara bagian.

Pada umumnya, peserta datang karena penasaran ingin mendengar perkembangan terbaru ilmu dan teknologi, kata Edward Haddad, direktur eksekutif Florida Academy of Science yang membantu berdirinya kafe ilmiah di Orlando.

"Di kafe, anda dapat menarik perhatian dari pengunjung dengan lebih mudah (dibanding dibangku kuliah atau tempat-tempat lain)," kata Linda Walters, seorang ahli biologi kelautan dari University of Central Florida yang telah menjadi pembicara dua kali di kafe ilmiah Orlando.

Haddad mengatakan, menjamurnya kafe ilmiah disebabkan karena dorongan pemerintah untuk menaikkan lulusan di bidang sains, teknologi, teknik (engineering) dan matematika, atau (keempat bidang tersebut biasa disebut sebagai STEM).

kafe ilmiah biasanya diadakan di bar atau restoran, dimulai dengan kuliah singkat diteruskan dengan istirahat untuk mengisi kembali gelas-gelas yang sudah kosong. Kuliah itu kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi.

Pendirian kafe-kafe ilmiah di Amerika Serika diorganisasi secara informal di laman sciencecafe.org, sebuah website yang dibentuk oleh program sains WGBH dari stasiun radio publik NOVA.

Di laman sciencecafe.org, para pengunjung bisa mengetahui lokasi-lokasi kafe ilmiah di semua negara bagian amerika serikat dan juga kota dari negara-negara lain seperti Islamabad di Pakistan, Antwerp di Belgia dan bahkan kepulauan Hawai.

Beberapa kafe ilmiah mengambil tempat di toko-toko buku, teater, dan kampus perguruan tinggi.

Haddad berharap kafe yang didirikannya mampu mempengaruhi masyrakan dan menciptakan gairah baru terhadap ilmu bidang STEM.

"Ketertarikan terhadap STEM itu dimulai dari rumah, dengan murid-murid yang keingintahuannya dirangsang oleh orang tua atau saudaranya. Keingintahuan itu tidak mungkin terbentuk jika para orang tua tidak punya ketertarikan terhadap sains," kata Haddad. (ant/ed)

New York Times Klaim Diserang Peretas Asal China

Harian new york times pada Kamis menyatakan bahwa para peretas asal China telah berulang kali menyerang komputer sejak harian itu mempublikasikan berita tentang Perdana Menteri wen jiabao.

Namun new york times mengatakan bahwa para peretas tidak dapat mengakses materi berita sensitif yang mereka tuliskan dalam berita itu.

TImes mengatakan serangan tersebut berdekatan dengan pemberitaan pada Oktober lalu yang menyebutkan bahwa keluarga Wen memiliki simpanan harta rahasia yang sedikitnya sedikitnya berjumlah 2,7 miliar dolar. China pada saat itu mengingatkan laporan tersebut merupakan pencemaran nama baik dan memiliki motif tertentu.

"Selama empat bulan, para peratas asal China berulang kali menyerang new york times, mencoba memasuki jaringan komputer serta menelusuri kata kunci para wartawan dan karyawan lainnya," kata Times, Kamis.

"Ahli keamanan jaringan yang kami sewa untuk mendeteksi dan memblok serangan komputer tersebut menunjukkan bukti bahwa para peretas china itu menggunakan metode yang sama dengan sejumlah konsultan yang berhubungan dengan militer China beberapa waktu lalu, yaitu mengobrak-abrik jaringan kami," katanya.

Para peretas itu membobol akun surat elektronik Kepala Biro Times di Shanghai, David Barboza, yang menulis berita tentang keluarga Wen, seta Kepala Biro Asia Selatan, Jim Yardley, yang kini bertugas di India namun sebelumnya menjabat sebagai kepala biro Beijing.

Para ahli menyimpulkan para peretas itu berhasil mencuri kata kunci perusahaan bagi karyawan Times dan menggunakannya untuk mengakses 53 komputer karyawan, yang sebagian besar berada di luar redaksi Times, kata harian itu.

"Namun mereka memastikan bahwa tidak ada surel sensitif atau file berkaitan dengan artikel tersebut yang berhasi diakses maupun diunduh," kata Editor Eksekutif Times, Jill Abramson.

Pakar Keamanan Komputer dari Mandiat, perusahaan yang disewa TImes, mengatakan bahwa para peretas berusaha untuk menyamarkan sumber serangan siber itu yang diawali dengan penetrasi ke jaringan di sejumlah universitas di Amerika Serikat. Dari sana mereka kemudian melakukan serangan jaringan.

"Serangan seperti itu mirip dengan modus yang digunakan berbagai serangan lain yang berasal dari China," katanya.

Pemerintah China telah berulang kali mengatakan bahwa pihaknya menolak tindakan peretasan dan China pun telah berulang kali mendapat serangan seperti itu. (ant/ed)

AL Iran Mulai Pelatihan Tiga Hari di Teluk Persia

angkatan laut iran pada Rabu meluncurkan pelatihan tiga hari di teluk persia untuk berlatih penyebaran cepat dalam krisis, kata Press TV.

Pelatihan itu, dengan nama sandi Fath (Kemenangan) 91, bertujuan menilai kesiapan tempur Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Angkatan Laut, pertahanan udara, dan patroli laut, di samping satuan peluru kendali, kata Komandan Angkatan Laut IRGC Laksamana Muda Seifollah Bakhtiarvand.

"Sejak akhir perang [1980-an], IRGC telah memperkuat dan membentuk proyek pertahanan berdasarkan pada skenario terburuk," kata komandan itu.

Pada Desember, Angkatan Laut mengadakan latihan enam hari untuk menunjukkan kemampuan negara dalam mempertahankan perbatasan maritim dan menjaga perdamaian abadi di wilayah tersebut.

Pelatihan meliputi daerah yang luas, termasuk Selat Hormuz, Laut Oman, utara Samudera Hindia, Teluk Aden, dan Selat Bab-el-Mandeb. (ant/ed)

Empat Prajurit Kolombia Tewas dalam Bentrokan dengan Gerilyawan

Empat prajurit kolombia tewas dan dua lain cedera dalam bentrokan dengan gerilyawan FARC di wilayah selatan negara itu, Kamis, kata militer.

Keempat prajurit itu adalah korban tewas militer pertama sejak kelompok gerilya kiri Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC), yang sedang mengadakan perundingan perdamaian dengan pemerintah, mengakhiri gencata senjata sepihak dua bulan pada 20 Januari.

Bentrokan itu, yang terjadi pada hari yang sama ketika negosiasi perdamaian akan dimulai lagi di Havana, meletus ketika pasukan berusaha menghalangi gerilyawan memasuki kota Policarpa di provinsi Narino, Kolombia selatan, kata militer dalam sebuah pernyataan.

Sejak gencatan senjata berakhir, dua polisi ditangkap oleh FARC dan kelompok itu membom sebuah pipa minyak di provinsi wilayah selatan, Putumayo.

FARC menganggap kedua polisi itu sebagai "tahanan perang" dan mengabaikan tuduhan pemerintah mengenai pelanggaran hak asasi manusia.

Polisi-polisi tersebut ditangkap Jumat pekan lalu di provinsi Valle del Cauca, Kolombia baratdaya, dan itu merupakan penangkapan pertama oleh FARC sejak pembebasan apa yang mereka sebut kelompok terakhir 10 polisi dan prajurit yang mereka tahan.

FARC juga menegaskan lagi janji mereka setahun lalu untuk tidak memulai lagi penculikan dengan tuntutan uang tebusan.

Selama puluhan tahun FARC mendanai pemberontakannya dengan penarikan pajak atas perdagangan narkoba ilegal, penculikan dan pemerasan.

Pada Februari 2012, kelompok itu menyatakan meninggalkan praktik penculikan dengan tuntutan uang tebusan, dan sejak November melakukan perundingan dengan pemerintah kolombia.

Negosiasi di Havana dimulai lagi sebelumnya bulan ini setelah masa libur tiga pekan dan kedua pihak berjanji mempercepat perundingan untuk mengakhiri konflik terakhir di kawasan Amerika Latin itu.

pemerintah kolombia dan FARC memulai dialog di Oslo, ibu kota Norwegia, pada 18 Oktober yang bertujuan mengakhiri konflik setengah abad yang telah menewaskan ratusan ribu orang. Perundingan itu dilanjutkan sebulan kemudian di Havana, Kuba.

Tiga upaya sebelumnya untuk mengakhiri konflik itu telah gagal.

Babak perundingan terakhir yang diadakan pada 2002 gagal ketika pemerintah kolombia menyimpulkan bahwa kelompok itu menyatukan diri lagi di sebuah zona demiliterisasi seluas Swiss yang mereka bentuk untuk membantu mencapai perjanjian perdamaian.

Kekerasan masih terus berlangsung meski upaya-upaya perdamaian dilakukan oleh kedua pihak.

FARC, kelompok gerilya kiri terbesar yang masih tersisa di Amerika Latin, diyakini memiliki sekitar 9.200 anggota di kawasan hutan dan pegunungan di Kolombia, menurut perkiraan pemerintah. kelompok itu memerangi pemerintah kolombia sejak 1964.

Pemimpin FARC Timoleon Jimenez pada April tahun lalu membantah bahwa usulan negosiasi dengan pemerintah mengisyaratkan gerilyawan berniat segera menyerahkan diri.

Pemimpin FARC itu mengatakan, kesenjangan kaya-miskin di Kolombia harus menjadi salah satu masalah yang dibahas dalam perundingan. (ant/ed)

Penyerang Bunuh Tiga Orang Sunni di Pakistan

Seorang penyerang bersenjata yang naik sepeda-motor menembak mati tiga orang sunni di Karachi, Pakistan selatan, Kamis, kata polisi.

Sejumlah orang tewas dalam serangan-serangan sektarian sunni-syiah di kota finansial itu dalam beberapa waktu terakhir ini.

Menurut sumber-sumber kepolisian, 217 orang tewas pada Januari, namun tidak jelas berapa yang menjadi korban "pembunuhan bertarget".

"Tiga orang yang naik sepeda-motor menghadang kendaraan (korban)... dan salah satu dari mereka menembaki orang-orang yang duduk di dalam mobil itu melalui kaca jendela," kata Deputi Inspektur Jendral Polisi Abdul Aleem Jaffry mengenai pembunuhan terakhir itu, yang tertangkap CCTV dan disiarkan di televisi.

Ia menyebut serangan itu sebagai pembunuhan bertarget.

"Kami tidak berharap mendapatkan keadilan," kata Qari Mohammad Islam, ketua cabang Karachi untuk Jamiat-Ulema-e-Islam, salah satu partai politik terbesar Sunni.

Senin, Menteri Dalam Negeri Rehman Malik mengatakan kepada Senat, "Saya meminta rakyat Pakistan mewaspadai kemungkinan bencana di Karachi karena tiga kelompok telah merencanakan militansi besar-besaran." Karachi, kota berpenduduk 18 juta orang yang merupakan pusat bisnis Pakistan, secara rutin dilanda kekerasan.

Tahun 2012 merupakan masa paling mematikan di Karachi dalam dua dasawarsa ini, dimana sekitar 2.000 orang tewas dalam kekerasan yang berkaitan dengan ketegangan etnik dan politik, yang menimbulkan kekhawatiran mengenai pemilihan umum yang akan berlangsung tahun ini.

Pakistan dilanda serangan-serangan bom bunuh diri dan penembakan yang menewaskan lebih dari 5.200 orang sejak pasukan pemerintah menyerbu sebuah masjid yang menjadi tempat persembunyian militan di Islamabad pada Juli 2007.

Kekerasan sektarian meningkat sejak gerilyawan Sunni memperdalam hubungan dengan militan Al Qaida dan Taliban setelah Pakistan bergabung dalam operasi pimpinan AS untuk menumpas militansi setelah serangan-serangan 11 September 2001 di AS.

Pakistan juga mendapat tekanan internasional yang meningkat agar menumpas kelompok militan di wilayah baratlaut dan zona suku di tengah meningkatnya serangan-serangan lintas-batas gerilyawan terhadap pasukan internasional di Afghanistan.

Para pejabat AS mengobarkan perang dengan pesawat tak berawak terhadap para komandan Taliban dan Al Qaida di kawasan suku baratlaut, dimana militan bersembunyi di daerah pegunungan yang berada di luar kendali langsung pemerintah Pakistan.

Pasukan Amerika menyatakan, daerah perbatasan itu digunakan kelompok militan sebagai tempat untuk melakukan pelatihan, penyusunan kembali kekuatan dan peluncuran serangan terhadap pasukan koalisi di Afghanistan.

Islamabad mendesak AS mengakhiri serangan-serangan pesawat tak berawak, sementara Washington menuntut Pakistan mengambil tindakan menentukan untuk menumpas jaringan teror.

Sentimen anti-AS tinggi di Pakistan, dan perang terhadap militansi yang dilakukan AS tidak populer di Pakistan karena persepsi bahwa banyak warga sipil tewas akibat serangan pesawat tak berawak yang ditujukan pada militan di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan dan penduduk merasa bahwa itu merupakan pelanggaran atas kedaulatan Pakistan.

Pesawat-pesawat tak berawak AS melancarkan puluhan serangan di kawasan suku Pakistan sejak pasukan komando AS membunuh pemimpin Al Qaida Osama bin Laden dalam operasi rahasia di kota Abbottabad, Pakistan, pada 2 Mei 2011. (ant/ed)

Pesawat Temput Prancis Serang Pusat Komando Militan di Mali Utara

Sejumlah pesawat tempur prancis menyerang pusat-pusat komando, kamp pelatihan dan gudang militan di kawasan pegunungan mali utara, demikian diumumkan militer Prancis, Kamis.

Serangan-serangan udara "cukup berarti" itu dilakukan dalam beberapa hari terakhir ini di kawasan Aguelhok dekat perbatasan dengan Aljazair, kata juru bicara militer Thierry Burkhard kepada wartawan di Paris.

Aguelhok terletak di sebelah utara Kidal, kota terakhir yang diduduki militan dimana pada Rabu pasukan Prancis menguasai bandaranya menjelang upaya perebutan kota itu.

Burkhard mengatakan, sekitar 1.400 prajurit Chad -- bagian dari pasukan regional Afrika yang dibentuk untuk membantu memerangi militan Mali -- sedang bergerak melalui jalan darat menuju Kidal dari perbatasan Niger.

Prancis, yang bekerja sama dengan militer Mali, pada 11 Januari meluncurkan operasi ketika militan mengancam maju ke ibu kota Mali, Bamako, setelah keraguan berbulan-bulan mengenai pasukan intervensi Afrika untuk membantu mengusir kelompok garis keras dari wilayah utara.

Sebanyak 3.500 prajurit Prancis saat ini sudah berada di daratan Mali.

Para pemimpin pertahanan kelompok negara Afrika Barat ECOWAS hari Sabtu setuju meningkatkan jumlah pasukan yang dijanjikan untuk Mali menjadi 5.700.

Prancis hari Minggu menyatakan, 2.700 prajurit Afrika telah berada di daratan Mali dan di negara tetangganya, Niger.

Mali, yang pernah menjadi salah satu negara demokrasi yang stabil di Afrika, mengalami ketidakpastian setelah kudeta militer pada Maret 2012 menggulingkan pemerintah Presiden Amadou Toumani Toure.

Masyarakat internasional khawatir negara itu akan menjadi sarang baru teroris dan mereka mendukung upaya Afrika untuk campur tangan secara militer.

PBB telah menyetujui penempatan pasukan intervensi Afrika berkekuatan sekitar 3.300 prajurit di bawah pengawasan kelompok negara Afrika Barat ECOWAS. Dengan keterlibatan Chad, yang telah menjanjikan 2.000 prajurit, berarti jumlah pasukan intervensi itu akan jauh lebih besar.

Kelompok garis keras, yang kata para ahli bertindak di bawah payung Al Qaida di Maghribi Islam (AQIM), menguasai kawasan mali utara, yang luasnya lebih besar daripada Prancis, sejak April tahun lalu.

Pemberontak suku pada pertengahan Januari 2012 meluncurkan lagi perang puluhan tahun bagi kemerdekaan Tuareg di wilayah utara yang mereka klaim sebagai negeri mereka, yang diperkuat oleh gerilyawan bersenjata berat yang baru kembali dari Libya. Namun, perjuangan mereka kemudian dibajak oleh kelompok-kelompok muslim garis keras.

Kudeta pasukan yang tidak puas pada Maret dimaksudkan untuk memberi militer lebih banyak wewenang guna menumpas pemberontakan di wilayah utara, namun hal itu malah menjadi bumerang dan pemberontak menguasai tiga kota utama di mali utara dalam waktu tiga hari saja. (ant/ed)

Bom Meledak di Tempat Adu Burung di Afghanistan

Sebuah bom meledak di tengah penonton di tempat adu burung di Afghanistan selatan, Kamis, menewaskan seorang remaja dan mencederai delapan lain, kata polisi.

gerilyawan taliban mengaku bertanggung jawab atas pemboman itu dengan mengatakan, serangan tersebut dilakukan pada "judi yang disaksikan oleh polisi setempat".

Judi dengan adu binatang -- mulai dari burung puyuh dan ayam jago hingga unta, domba jantan dan lembu -- populer di Afghanistan namun dilarang oleh Taliban selama kekuasaan mereka pada 1996-2001.

Bom sepeda-motor itu meledak di tempat adu burung di distrik Greshk di provinsi bergolak Helmand dimana lebih dari 100 orang berkumpul untuk menyaksikan adu binatang tersebut, kata kepala kepolisian setempat Shadi Khan.

"Ledakan itu menewaskan seorang anak laki-laki berusia 13 tahun dan mencederai delapan orang lain, semuanya warga sipil yang tidak berdosa," katanya.

Pada 2008, pemboman bunuh diri pada massa penonton adu anjing di provinsi berdekatan Kandahar menewaskan lebih dari 80 orang dan mencederai puluhan lain.

Taliban, yang memerintah Afghanistan sejak 1996, mengobarkan pemberontakan sejak digulingkan dari kekuasaan di negara itu oleh invasi pimpinan AS pada 2001 karena menolak menyerahkan pemimpin Al Qaida Osama bin Laden, yang dituduh bertanggung jawab atas serangan di wilayah Amerika yang menewaskan sekitar 3.000 orang pada 11 September 2001.

Sekitar 130.000 personel Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan NATO yang berasal dari puluhan negara dikirim ke Afghanistan untuk membantu pemerintah Kabul memerangi pemberontakan Taliban dan sekutunya.

gerilyawan taliban sangat bergantung pada penggunaan bom pinggir jalan dan serangan bunuh diri untuk melawan pemerintah Afghanistan dan pasukan asing yang ditempatkan di negara tersebut.

Bom rakitan yang dikenal sebagai IED (peledak improvisasi) mengakibatkan 70-80 persen korban di pihak pasukan asing di Afghanistan, menurut militer.

Presiden Hamid Karzai dan negara-negara Barat pendukungnya telah sepakat bahwa semua pasukan tempur asing akan kembali ke negara mereka pada akhir 2014, namun Barat berjanji memberikan dukungan yang berlanjut setelah masa itu dalam bentuk dana dan pelatihan bagi pasukan keamanan Afghanistan.

Gerilyawan meningkatkan serangan terhadap aparat keamanan dan juga pembunuhan terhadap politikus, termasuk yang menewaskan Ahmed Wali Karzai, adik Presiden Hamid Karzai, di Kandahar pada Juli 2011 dan utusan perdamaian Burhanuddin Rabbani di Kabul bulan September 2011.

Konflik meningkat di Afghanistan dengan jumlah kematian sipil dan militer mencapai tingkat tertinggi tahun lalu ketika kekerasan yang dikobarkan Taliban meluas dari wilayah tradisional di selatan dan timur ke daerah-daerah barat dan utara yang dulu stabil.

Jumlah warga sipil yang tewas meningkat secara tetap dalam lima tahun terakhir, dan pada 2011 jumlah kematian sipil mencapai 3.021, menurut data PBB. (ant/ed)

Bentrokan Muncul di Kolombia di Tengah Perundingan Damai

konflik bersenjata kembali terjadi di Kolombia, Kamis, hingga menewaskan empat tentara dan lima pemberontak dalam bentrokan terpisah sementara pemerintah dan pemberontak kelompok kiri meneruskan perundingan mereka di Kuba.

Bentrokan itu merupakan yang pertama kalinya yang menjatuhkan korban di pihak militer Kolombia sejak angkatan bersenjata revolusioner kolombia (FARC) mengakhiri gencatan senjata sepihak yang berlangsung satu bulan pada 20 Januari lalu.

Pihak militer mengatakan empat tentaranya tewas dan dua lainnya luka-luka pada Kamis dini hari ketika mereka berupaya menahan para pemberontak FARC memasuki kota Policarpa di provinsi Narino sebelah selatan.

Sementara itu, di provinsi sebelah barat daya, Antioquia, lima gerilyawan juga tewas dalam sebuah operasi yang dilancarkan angkatan darat di kota Nudo Paramillo, kata juru bicara angkatan tersebut.

Bentrokan terjadi pada hari yang sama berlangsungnya perundingan damai di Havana antara perwakilan pemerintah dan FARC setelah istirahat selama enam hari.

Perundingan yang ditujukan untuk mengakhiri pemberontakan terlama di Amerika Latin itu, belakangan ini berjalan di tengah meningkatnya ketegangan.

Selain bentrokan hari Kamis, para pemberontak FARC juga menculik dua polisi serta membom sebuah bagian pipa saluran minyak di provinsi selatan Putumayo.

FARC hari Rabu membenarkan bahwa pihaknya menahan dua polisi, yang disebutnya sebagai "tahanan perang" dan membuat garis perbedaan antara melakukan penahanan terhadap pasukan keamanan dan penculikan untuk mendapatkan tebusan, yang telah dijanjikan akan dihentikan.

Penculikan itu merupakan pertama kalinya yang dilakukan oleh FARC sejak April 2012 ketika kelompok itu membebaskan 10 polisi dan tentara yang mereka tahan selama beberapa tahun.

Humberto de la Calle, kepala perunding pihak pemerintah, mengatakan pada Rabu bahwa penculikan itu merupakan "tindakan salah yang menyerang proses (perdamaian)." Ia mengatakan para pemberontak akan menggunakan penculikan polisi untuk mencoba melakukan tekanan bagi kedua belah pihak.

"Kami tidak akan menerima tekanan untuk menyetujui gencatan senjata," ujarnya.

Sementara itu, delegasi kelompok bersenjata tersebut di Havana membantah memiliki informasi soal kedua polisi yang diculik dan menyatakan kembali keinginan mereka untuk melanjutkan pembicaraan damai dengan pemerintahan Presiden Juan Manuel Santos.

"Sejauh ini, kami tidak memiliki laporan resmi yang berkaitan (dengan penculikan) atau apakah itu dilakukan oleh FARC," kata kepala perunding Ivan Marquez, Kamis, beberapa saat sebelum melanjutkan perundingan.

Ketika ditanya apakah polisi-polisi itu akan dibebaskan, Marquez, yang merupakan pejabat penting kedua di kelompok pemberontak, mengatakan, "Kita harus menunggu dulu dan melihat bagaimana posisi dari kelompok manapun yang melakukan tindakan tersebut." Marquez mengatakan FARC berkomitmen terhadap pembicaraan damai "sampai kita mendapatkan jalan yang akan menuntun kita menuju perdamaian." Perundingan yang dimulai pada November itu, diselenggarakan untuk pertama kalinya dalam satu dekade.

Tiga upaya perundingan sebelumnya gagal terwujud.

FARC, yang dibentuk tahun 1964, diperkirakan memiliki 8.000 gerilyawan.

Delegasi pemerintah yang dipimpin oleh mantan wakil presiden Kolombia, Humberto de la Calle, tidak memberikan pernyataan apapun ketika tiba hari Kamis di gedung pertemuan di Havana, tempat berlangsungnya pembicaraan sejak 19 November lalu. (ant/ed)

PBB: Sekitar 100.000 Orang Mengungsi Karena Pertempuran di Darfur

Pertempuran memperebutkan tambang emas di wilayah Darfur, Sudan, telah memaksa 100.000 orang mengungsi dan semua kantor publik serta sekolah-sekolah di satu kota ditutup untuk mengakomodasi para pengungsi, kata PBB pada Kamis.

Konflik telah berkobar di daerah gersang yang luas di Darfur hampir satu dekade sejak terutama suku-suku non-Arab mengangkat senjata pemerintah Arab di Khartoum pada tahun 2003, menuduh politik dan ekonomi diabaikan.

Kekerasan telah surut dari puncaknya pada 2003/2004, tetapi telah merebak lagi dalam beberapa bulan terakhir.

Bulan ini pertempuran sengit pecah antara dua suku Arab berkaitan dengan tambang emas di daerah Jebel Amer di Darfur Utara, yang menggusur atau sangat mempengaruhi 100.000 orang, kata PBB. Sebelumnya dilaporkan 70.000 orang yang mengungsi.

"Banyak orang yang tinggal di tempat terbuka dalam kondisi mengerikan," kata Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dalam satu laporan.

Sekitar 65.000 orang telah melarikan diri ke kota El Sireaf, kata PBB, dan menambahkan bahwa semua kantor dan sekolah telah ditutup di daerah tersebut untuk digunakan sebagai tempat penampungan pengungsi.

PBB mengatakan telah menyampaikan lebih dari 600 ton makanan, tetapi tidak mampu menilai skala konflik karena pemerintah tidak mengizinkan delegasi PBB untuk melakukan perjalanan ke daerah yang terkena.

Sekitar 30.000 orang mengungsi akibat pertempuran terpisah antara tentara dan kelompok gerilyawan di pusat daerah Jebel Marra, kata PBB dua pekan lalu.

Kejadian-kejadian di Darfur sulit untuk diverifikasi karena Sudan membatasi perjalanan wartawan, para pekerja bantuan dan diplomat.

Pada pekan ini, agen keamanan menolak Reuters meminta izin perjalanan untuk menghadiri konferensi perlucutan senjata yang disponsori pemerintah di Darfur Barat, meskipun ada undangan resmi. Tidak ada alasan mendapatkan izin.

Perpecahan-perpecahan gerilyawan dan serangkaian gencatan senjata yang rusak telah menyulitkan tahun mediasi internasional dan beberapa putaran pembicaraan damai. Bandit juga menyebar.

Pengadilan Kriminal Internasional telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Presiden Sudan omar hassan al-bashir dan pejabat Sudan lainnya untuk menghadapi tuduhan mendalangi kejahatan perang di Darfur.

Namun mereka menyangkal tuduhan itu dan menolak untuk mengakui pengadilan.

Kelompok hak asasi manusia dan PBB memperkirakan ratusan ribu orang telah tewas dalam konflik darfur. Pemerintah mengatakan sekitar 10.000 orang telah tewas. (ant/ed)

Sekjen PBB Sangat Prihatin Mengenai Laporan Serangan Israel

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa ban ki-moon menyatakan sangat prihatin mengenai laporan-laporan serangan udara israel terhadap Suriah, namun tidak bisa secara independen memverifikasi apa yang terjadi, kata seorang juru bicara Kamis.

Mengenai protes penting kepada PBB, Suriah juga telah mengeluh kepada Dewan Keamanan PBB tentang serangan itu, kata para diplomat.

"Sekjen menyerukan kepada semua pihak untuk mencegah ketegangan atau eskalasi mereka di wilayah tersebut," kata wakil juru bicara PBB Eduardo del Buey.

Suriah, mengancam melakukan pembalasan, dan mengatakan serangan itu menargetkan pusat penelitian militer, sementara laporan lain mengklaim Israel menghantam konvoi bersenjata. Israel sendiri belum berkomentar tentang hal itu.

"Sekjen mencatat dengan sangat prihatin laporan-laporan serangan udara israel di Suriah," kata juru bicara sambil menekankan bahwa PBB tidak memiliki rincian kejadian ataupun pihaknya bisa "secara independen memverifikasi apa yang telah terjadi." Suriah menyampaikan keluhan resmi kepada pasukan pengamat pembebasan pbb (UNDOF) yang memantau zona gencatan senjata antara Suriah dan Israel di Dataran Tinggi Golan.

"UNDOF tidak mengamati pesawat terbang di atas wilayah pemisah dan Oleh karena itu tidak dapat mengkonfirmasi insiden itu. UNDOF juga melaporkan kondisi cuaca buruk saat itu," kata del Buey.

Misi PBB di Lebanon selatan, UNIFIL, juga tidak dapat mengkonfirmasi setiap serangan udara israel, kata del Buey sebelumnya.

Tetapi pasukan Lebanon "dapat mengonfirmasi bahwa ada sejumlah besar penerbangan Israel di wilayah negara lain yang UNIFIL rekam pada Selasa." Ban meminta semua pihak untuk "mematuhi dengan ketat hukum internasional, khususnya dalam hal integritas wilayah dan kedaulatan semua negara di wilayah ini." Suriah mengatakan, pihaknya telah mengajukan protes kepada PBB atas insiden tersebut.

Namun demikian, Sekretariat PBB belum mengonfirmasi protes tersebut.

Dewan Keamanan PBB, bagaimanapun "memantau" bahwa ketegangan meningkat, kata Masood Khan, duta besar Pakistan di PBB dan presiden dari dewan keamanan untuk Januari kepada wartawan.

"Hal-hal berkembang sangat pesat, dan kejadian ini telah terjadi Kami telah menerima komunikasi dari perwakilan tetap Suriah," kata Khan.

Dia tidak memberikan rincian surat Suriah, tetapi mengatakan tidak ada permintaan untuk pertemuan khusus dewan 15 negara.

"Mereka akan memberikan pertimbangan mengenai perkembangan ini," tambah Khan. (ant/ed)

Suriah Ancam Lakukan Pembalasan Terhadap Serangan Israel

Suriah pada hari Kamis mengeluarkan ancaman bahwa pihaknya akan melancarkan pembalasan terhadap apa yang disebutnya sebagai serangan udara Israel.

Sementara itu, sekutu-sekutu Damaskus langsung mengecam serangan, yang bisa memperluas konflik hingga di luar perbatasan-perbatasan Suriah.

Israel tetap bergeming terhadap klaim Suriah maupun laporan terpisah bahwa jet-jet Israel telah mengenai iring-iringan di perbatasan Lebanon.

Kementerian luar negeri Suriah mengatakan bahwa Israel "dan negara-negara yang melindunginya" bertanggung jawab atas serangan udara, dan "menekankan hak Suriah untuk membela dirinya sendiri serta wilayah dan kedaulatannya," demikian dilaporkan oleh kantor berita negara Suriah, SANA.

Suriah mendesak "semua badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berkompeten untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dengan adanya pelanggaran berat oleh Israel, dan menjamin bahwa peristiwa ini tidak akan terjadi lagi.

Sekretaris Jenderal PBB menyatakan "keprihatinan mendalam" dan mendesak semua pihak untuk "mencegah ketegangan ataupun peningkatan ketegangan di kawasan itu." Ia meminta semua pihak untuk "benar-benar mematuhi hukum internasional, terutama dalam hal integritas wilayah dan kedaulatan semua negara di kawasan," kata wakil juru bicara PBB Eduardo del Buey.

Duta Besar Damaskus untuk Lebanon, Ali Abdel Karim Ali, menekankan bahwa Suriah berhak mengeluarkan tanggapan terhadap "serbuan Zionis." "Israel dan Amerika Serikat di belakang mereka, bersama-sama dengan para kaki tangan mereka di Arab dan kawasan, menyadari bahwa Suriah, yang membela kedaulatan dan wilayahnya, mungkin akan memutuskan untuk bertindak terhadap serbuan ini." "Ini tergantung dari kekuatan-kekuatan yang berkompeten untuk memilih jawaban yang paling pantas, dan untuk menentukan cara serta tempatnya," tambah Ali dalam pernyataan yang dimuat di laman Lebanon, Al-Ahad, yang dekat dengan kelompok Syiah kuat, Hisbullah.

Sekutu dekat Damaskus, Iran, bereaksi nyaring.

Wakil Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian memperingatkan bahwa "serangan rejim Zionis ke wilayah-wilayah pinggiran Damaskus akan menghasilkan konsekuensi mengerikan bagi Tel Aviv," kata laporan ISNA.

Beberapa waktu lalu Teheran mengatakan serangan apapun oleh Israel ke Suriah akan dianggap sebagai serangan ke Iran.

Kementerian luar negeri Rusia mengatakan pihaknya "sangat prihatin" namun masih berupaya untuk memastikan tuduhan-tuduhan Suriah.

"Kalau informasi ini benar, akan berarti bahwa kita berhadapan dengan serangan --yang bukan disebabkan oleh provokasi-- terhadap target-target yang berada di wilayah sebuah negara berdaulat, yang menyalahi Piagam PBB dan tidak dapat diterima, apapun motif yang digunakan untuk pembenaran," katanya.

Pada Rabu malam, Suriah menuduh Israel meluncurkan serangan dini hari ke pusat penelitian militer di Jamraya di dekat Damaskus.

"Jet-jet tempur Israel telah melanggar wilayah udara kami... dan melakukan serangan langsung ke pusat penelitian ilmiah yang bertugas untuk meningkatkan tingkat ketahanan dan pertahanan kami," kata pejabat angkatan darat, dengan mengatakan bahwa dua pekerjanya tewas.

Angkatan darat membantah laporan terpisah yang mengutip sumber-sumber keamanan bahwa Israel mengincar iring-iringan persenjataan dari Suriah di dekat perbatasan dengan Lebanon sebagai target serangan. (ant/ed)

Wakil PM Taiwan Jiang Akan Gantikan PM Sean Chen

Wakil Perdana Menteri Taiwan jiang yih-huah akan menggantikan Perdana Menteri sean chen sebagai bagian dari perombakan kabinet, kata kantor kepresidenan dalam pernyataan yang disiarkan Kamis malam.

mao chi-kuo, menteri transportasi, akan mengambil alih kedudukan Jiang sebagai perdana menteri, kata pernyataan itu. (ant/ed)

Tentara Yaman Gerebek Gerilyawan Al Qaida di Abyan

Unit-unit bersenjata, termasuk angkatan udara, pada Kamis menggerebek gerilyawan al qaida di dua daerah di Gubernuran Abyan, di mana mereka telah mulai melakukan kegiatan.

"Beberapa unit bersenjata bekerja sama dengan komite-komite rakyat Abyan sukses melakukan serangan pendahuluan terhadap gerilyawan Al-Qaida di daerah daerah Mojan dan Wadie di Provinsi Abyan," kata seorang sumber militer.

Serangan itu menyebabkan kerugian besar di antara para gerilyawan, katanya, dan menambahkan bahwa operasi pengejaran sedang dilakukan dan akan terus sampai memberantas semua benteng mereka.

Para gerilyawan Ansar al-Syariah, yang berafiliasi dengan Al-Qaida di Semenanjung Arab (AQAP), diusir dari kota-kota Jaar dan Zinjibar setelah serangan militer yang kuat terhadap mereka tahun lalu.

Ansar al-Syariah telah mengambil keuntungan dari krisis di negara itu pada 2011 untuk merebut dua kota tersebut. (ant/ed)