Thursday, 31 January 2013

AS Akan Angkut Tentara Afrika untuk Perang Mali

amerika serikat akan menyediakan transportasi udara untuk tentara afrika yang membantu pertempuran pemberontakan di Mali utara, kata Juru Bicara Pentagon George Little pada Selasa.

"Kami mendukung upaya internasional dengan menyediakan angkutan udara bagi negara-negara di kawasan itu, termasuk Chad dan Togo," katanya kepada wartawan, dan menambahkan bahwa penerbangan belum dimulai.

Togo telah menjanjikan lebih dari 700 tentara kepada pasukan internasional di Mali di bawah pengawasan Masyarakat Ekonomi Negara Afrika Barat atau ECOWAS.

Chad, yang bukan bagian dari ECOWAS, telah berjanji untuk mengirim 2.000 tentara ke Mali.

Namun penyebaran tentara afrika telah diperlambat oleh keuangan dan keprihatinan logistik.

Sehubungan dengan dukungan pasukan Prancis, Pentagon telah melakukan 17 penerbangan dengan pesawat C-17 yang membawa lebih dari "391 ton peralatan dan hampir 500 penumpang" dari Prancis ke Bamako, kata Little.

Selain bantuan dengan peralatan dan intelijen, AS setelah dua pekan melakukan pembahasan internal, mulai memberikan dukungan pengisian bahan bakar untuk Operasi udara Prancis, bagi tiga KC-135 pesawat.

Satu misi pengisian bahan bakar pertama "yang menyediakan sekitar 33.000 pon bahan bakar jet untuk pesawat tempur Prancis," katanya.

Pada 11 Januari, Prancis meluncurkan intervensi militer untuk membantu Mali dan pasukan Afrika lainnya guna mengusir gerilyawan yang mengendalikan bagian utara negara itu. (ant/ed)

No comments:

Post a Comment