Monday, 19 May 2014

Pemerintah Tak Diajak Konsultasi Soal Darurat Militer Thailand

pemerintah thailand yang diperangi tidak diajak konsultasi oleh militer sebelumnya mengenai deklarasi darurat militer, tetapi masih berkuasa, kata kepala penasihat keamanan Perdana Menteri Niwattumrong Boonsongpaisan.


"Pemerintah sementara masih ada dengan Niwattumrong sebagai perdana menteri sementara. Semuanya normal kecuali militer bertanggung jawab untuk semua masalah keamanan nasional," kata Paradon Pattanatabut kepada AFP.


Deklarasi tentara Thailand pada Selasa dirancang untuk memulihkan perdamaian dan ketertiban, bukan kudeta, kata Agence France-Presse (AFP) mengutip pengumuman TV yang dikelola militer.


Sebelumnya, media mengutip pernyataan militer yang dikeluarkan di Bangkok bahwa pihaknya telah mendeklarasikan darurat militer setelah enam bulan protes-protes anti-pemerintah dan krisis politik di negara itu hingga kini masih terus berlanjut.(ant/ris)

Turki Tutup Konsulatnya di Benghazi

Turki sementara menutup konsulatnya di kota Benghazi, Libya, Senin, kata juru bicara, karena ancaman serangan setelah sejumlah orang tewas dalam bentrokan jenderal pemberontak dengan pejuang garis keras.


Bendera, yang biasa berkibar di puncak gedung konsulat di kota kedua Libya itu, diturunkan, kata saksi, namun pejabat Turki menyatakan petugas belum diungsikan.


Konsulat itu ditutup setelah muncul ancaman khas, kata Tanju Bilgic, juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki, tanpa merinci.


"Konsulat itu ditutup untuk hari ini sebagai langkah keamanan. Apakah kantor tersebut tetap ditutup besok atau tidak akan diputuskan sesudah melihat keadaan keamanan," katanya.


Turki adalah salah satu negara terkini mempertahankan kehadiran diplomatik di Benghazi, tempat duta besar Amerika Serikat tewas akibat serangan pejuang garis keras atas perwakilan diplomatik Amerika Serikat di kota pelabuhan itu pada 2012.


Arab Saudi menutup kedutaan besar dan konsulatnya di ibukota, Tripoli, di Libya barat, dan menarik semua petugas diplomatiknya pada Senin, karena kekhawatiran akan keamanan, kata duta besarnya.


Duta Besar Arab Saudi untuk Libya Mohammed Mahmud al-Ali kepada kantor berita SPA mengatakan kerajaan tersebut juga menutup konsulatnya di negara Afrika Utara itu karena keamanan.


Ia mengatakan semua diplomat di Libya diterbangkan keluar dari negara itu lewat keputusan, yang dibuat "berkoordinasi dengan Libya".


Kantor perwakilan tersebut akan dibuka dan diplomatnya kembali setelah keadaan tenang di ibukota Libya tersebut, tambahnya.


"Kami berhubungan dengan pihak Libya terkait semua perkembangan," katanya.


Libya menghadapi serangkaian serangan terhadap pemimpinnya serta diplomat asing di negara Afrika Utara itu, tiga tahun setelah pemberontak dukungan NATO mengakhiri kepemimpinan empat dasawarsa Moamar Kadhafi.


Keadaan memburuk menjadi kekacauan sejak Jumat ketika seorang jendral melancarkan serangan terhadap kelompok garis keras di kota Benghazi, yang merupakan pusat pemberontakan pada 2011.


Pada Minggu, kelompok bersenjata menyerang parlemen di Tripoli serta pangkalan udara di bagian timur negara tersebut.


Aljazair pada Jumat mengumumkan menutup kedutaan besar dan kantor konsulatnya di Tripoli karena ancaman nyata dan dekat terhadap diplomatnya.


Pemerintah pusat Libya berupaya memulihkan kendalinya atas wilayah luas dan sebagian besar berupa padang pasir itu, yang dikuasai persenjataan berat dan secara nyata dipimpin pejuang bekas pemberontak.(ant/vaa)

Al-Shabaab Somalia Serang Konvoi Militer

Kelompok Al-Shabaab Somalia menyatakan menyerang konvoi militer di seberang perbatasan di wilayah Kenya, Senin, dan membunuh sejumlah prajurit, namun militer Kenya membantah ada korban.


Konvoi itu diserang di daerah Mandera di Kenya timurlaut dekat perbatasan Somalia, kata kepala kepolisian setempat Noah Mwivanda.


"Aparat-aparat kami membalas dan terduga penyerang melarikan diri ke arah Somalia," katanya, dengan menambahkan bahwa "tidak ada yang tewas atau terluka".


Juru bicara Al-Shabaab Abdulaziz Abu Musab mengatakan kepada AFP, orang-orang bersenjata itu membunuh "semua prajurit Kenya" di sebuah truk serta lima polisi, dan kemudian mencuri dua truk pickup dan membawanya ke seberang perbatasan menuju Somalia.


Militer Kenya juga membantah ada korban tewas dan menyebut klaim itu sebagai propaganda.


Serangan itu merupakan yang terakhir dalam gelombang kekerasan di Kenya yang dituduhkan pada Al-Shabaab.


Jumat, serangan dua bom di sebuah pasar Nairobi menewaskan 10 orang dan melukai puluhan.


Kenya, yang menjadi tempat tinggal banyak warga Somalia, dilanda gelombang serangan, terutama di Nairobi dan kota pelabuhan Mombasa, serta Garissa, setelah pasukan negara itu memasuki Somalia pada Oktober 2011 untuk menumpas kelompok gerilya garis keras Al-Shabaab, yang mereka tuduh bertanggung jawab atas penculikan dan serangan bom di dalam wilayah Kenya.


Pasukan Kenya menyerang pangkalan-pangkalan Al-Shabaab sejak dua tahun lalu dan kemudian bergabung dengan pasukan Uni Afrika yang ditempatkan di Somalia.


Al-Shabaab yang bersekutu dengan Al-Qaida mengobarkan perang selama beberapa tahun ini dalam upaya menumbangkan pemerintah Somalia dukungan PBB.


Kelompok itu mengklaim bertanggung jawab atas serangan di pusat perbelanjaan di Nairobi, Kenya, yang dimulai Sabtu siang (21 September 2013), ketika orang-orang bersenjata menyerbu ke dalam kompleks pertokoan itu dengan menembakkan granat dan senjata otomatis serta membuat pengunjung toko yang panik lari berhamburan untuk menyelamatkan diri.


Penyerang menyandera sejumlah orang dan terlibat dalam ketegangan dengan polisi dan pasukan hingga Selasa (24 September), ketika Presiden Kenya Uhuru Kenyatta mengumumkan bahwa bentrokan telah berakhir dan sedikitnya 67 orang tewas.(ant/vaa)

Spanyol Tenggara Alami Kemarau Terparah Dalam 150 Tahun


Beberapa bagian Spanyol Timur saat ini mengalami cuaca kering paling lama dalam lebih dari 150 tahun dan ramalan bagi masa depan ialah cuaca kering akan terus berlangsung sampai beberapa waktu.


Selama delapan bulan belakangan, banyak daerah Valencia, Alicante, Murcia serta Almeria dan Malaga di bagian tenggara negeri tersebut telah mengalami 50 persen tingkat curah hujan normal, sedangkan curah hujan telah anjlok sebanyak 25 persen dari tingkat rata-rata di beberapa daerah.


Badan Meteorologi Spanyol (AEMET) mengeluarkan komentar di harian 20 Minutos (20 Menit) lebih dari satu-setengah abad lalu wilayah itu "telah menyaksikan kemarau panjang dan parah".


Juru Bicara AEMET Ana Casals memperingatkan meskipun rakyat dapat berbicara tentang "kemarau bersejarah" dalam hal kurangnya curah hujan, masih terlalu dini untuk menganggapnya rekor dalam hal lamanya waktu, demikian laporan Xinhua, Selasa.


Awal 2014 disambut dengan serangkaian topan yang menghancurkan dan mengakibatkan banjir luas serta kerusakan di sepanjang pantai utara dan baratlaut Spanyol. Namun pembagian geografis negeri itu, yang memiliki gugusan gunung di sepanjang wilayah tengah dan utaranya, berarti sedikit atau tak ada hujan yang sampai ke bagian timur dan tenggara Spanyol.


Kemarau adalah petunjuk awal mengenai berbagai masalah yang sudah diperingatkan oleh Pusat bagi Penyelidikan Ilmiah Spanyol pada 2013. Studi tersebut meneli pola curah hujan di Spanyol antara 1945 dan 2005, dan mendapati perubahan iklim; kemarau jadi makin umum di bagian tengah dan tenggara Spanyol selama 15 tahun terakhir ini.


Kemarau itu telah berlangsung lebih lama dan makin kuat; kemarau sedang bertambah lama, meskipun kemarau parah telah mempengaruhi daerah yang relatif stabil.


Bendungan di wilayah tersebut masih berfungsi dengan kapasitas antara 74 dan 90 persen sebagai akibat dari lebih tingginya curah hujan rata-rata turun pada beberapa tahun sebelumnya. Namun, juga hujan dalam jumlah banyak tidak turun dalam waktu dekat (dan sebagian hujan diramalkan pada pekan ini), tanaman akan segera menghadapi resiko.(ant/vaa)

Prajurit India Tewas Dalam Bentrokan

Seorang prajurit india tewas dan dua lain cedera dalam bentrokan di dekat perbatasan de fakto dengan Pakistan di Kashmir India, kata seorang juru bicara pertahanan, Senin.


"Patroli militer diserang ranjau dan tembakan senjata ringan oleh kelompok personel bersenjata tak dikenal," kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan, menunjuk pada bentrokan Minggu malam.


Peristiwa itu berlangsung di Akhnoor, 350 kilometer sebelah selatan kota utama Srinagar, ketika PM terpilih Narendra Modi, seorang tokoh berhaluan keras, sibuk membentuk pemerintah baru di New Delhi.


Modi, yang telah menyatakan bahwa perundingan perdamaian dengan Pakistan tidak bisa berlangsung pada saat kekerasan masih terjadi, mencapai kursi kekuasaan Jumat setelah partainya, Bharatiya Janata, menang dengan mayoritas pertama parlemen dalam waktu 30 tahun.


Militer India menyatakan membalas serangan Minggu malam namun kelompok penyerang melarikan diri kembali ke arah sebuah pos militer Pakitan, kata kementerian pertahanan dalam pernyataan itu.


"Pencarian di daerah itu menemukan ranjau-ranjau buatan Pakistan dan peralatan lain, yang mengisyaratkan keterlibatan Pakistan dan teroris dari seberang Garis Pengawasan," kata pernyataan itu.


Lebih dari 47.000 orang warga sipil, militan dan aparat keamanan tewas dalam pemberontakan muslim di Kashmir India sejak akhir 1980-an.


Pejuang Kashmir menginginkan kemerdekaan wilayah itu dari India atau penggabungannya dengan Pakistan yang penduduknya beragama Islam.


New Delhi menuduh Islamabad membantu dan melatih pejuang Kashmir India. Pakistan membantah tuduhan itu namun mengakui memberikan dukungan moral dan diplomatik bagi perjuangan rakyat Kashmir untuk menentukan nasib mereka sendiri.


Perbatasan de fakto memisahkan zona-zona Kashmir antara yang dikuasai India dan Pakistan.


Dua dari tiga perang antara kedua negara itu meletus karena masalah Kashmir, satu-satunya negara bagian yang berpenduduk mayoritas muslim di India yang penduduknya beragama Hindu.


Serangan-serangan pada 2008 di Mumbai, ibukota finansial dan hiburan India, telah memperburuk hubungan antara India dan Pakistan.


New Delhi menghentikan dialog dengan Islamabad yang dimulai pada 2004 setelah serangan-serangan Mumbai pada November 2008 yang menewaskan lebih dari 166 orang.


India menyatakan memiliki bukti bahwa "badan-badan resmi" di Pakistan terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan serangan-serangan itu -- tampaknya menunjuk pada badan intelijen dan militer Pakistan. Islamabad membantah tuduhan tersebut.


Sejumlah pejabat India menuduh serangan itu dilakukan oleh kelompok dukungan Pakistan, Lashkar-e-Taiba, yang memerangi kekuasaan India di Kashmir dan terkenal karena serangan terhadap parlemen India pada 2001. Namun, juru bicara Lashkar membantah terlibat dalam serangan tersebut.(ant/vaa)

Kelompok 58 PBB Desak DK Mengenai Suriah

Sekelompok 58 negara dipimpin Swiss Senin menyatakan "dukungan kuat" kepada usulan Prancis untuk menyeret Suriah ke depan Mahkamah Pidana Internasional, satu langkah yang diperkirakan akan ditolak oleh Rusia dan Tiongkok.


Dalam surat atas nama kelompok, Duta Besar Swiss untuk PBB, Paul Seger, mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengadopsi rancangan resolusi "untuk mengirim pesan kuat dukungan politik itu." "PBB - Dewan Keamanan dan keanggotaan yang lebih luas - harus bersatu dalam bertindak demi keadilan dan akuntabilitas bagi para korban konflik di Suriah," tulis Seger.


Amerika Serikat tidak menandatangani surat itu, tetapi mendukung usulan Prancis, kata para diplomat.


Namun, para diplomat mengatakan, Tiongkok dan Rusia, sekutu dekat Suriah, kemungkinan akan memveto langkah itu dalam pemungutan suara yang diperkirakan akan berlangsung Kamis.


Jika Beijing dan Moskow menggunakan hak veto mereka, itu akan menjadi yang keempat kalinya mereka melakukannya terhadap resolusi Barat, sejak awal krisis Suriah tiga tahun lalu.


Negara-negara Barat telah mengecam kekejaman yang dilakukan oleh pemerintah Suriah terhadap warga sipil yang katanya mencakup penyiksaan sistematis, serangan senjata kimia dan penggunaan "bom Barrel" yang dikemas dengan bahan peledak.


Konflik di Suriah sejauh ini telah menewaskan 150.000 orang dan menelantarkan hampir separoh penduduknya.(ant/vaa)

AS Pertimbangkang Penutupan Kedutaannya di Libya

Washington sedang memantau erat meningkatnya kekerasan di Libya, tetapi belum memutuskan apakah akan memerintahkan penutupan kedutaan besarnya di Tripoli, kata seorang pejabat Amerika Serikat Senin.


Orang-orang bersenjata Libya menyerbu parlemen di Tripoli selatan Minggu, dipicu serangan anti-kubu Islam yang diluncurkan oleh seorang jenderal pembangkang di timur Kota Benghazi.


"Kami masih sangat prihatin dengan kekerasan selama akhir pekan di Tripoli dan Benghazi," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki, dan menyerukan kepada semua pihak untuk "menahan diri dari kekerasan." Sementara Arab Saudi pada Senin menutup kedutaannya di Tripoli dan mengevakuasi para diplomatnya, Psaki mengatakan: "Kami telah membuat tidak ada keputusan untuk memindahkan salah satu dari personil kami dari Libya." Amerika Serikat telah memantau secara erat kejadian-kejadian di Libya sejak mendiang dubes Chris Stevens, dan tiga orang Amerika lainnya tewas dalam serangan militan tahun 2012 pada misi diplomatik AS di Benghazi.


Misi, yang rusak parah akibat kebakaran, ditutup di tengah serangan, dan para staf kedutaan di Tripoli dikurangi ke tingkat darurat.


Duta besar baru Deborah Jones tiba di Libya pada pertengahan 2013, tetapi Senin menulis di Twitter bahwa dia sedang "dalam wisata keluarga. Mengamati #Libya dengan berat hati dan berdoa solusi abadi segera muncul." "Kompromi yang diperlukan (tetapi #NoRoomForTerrorism)," tambahnya dalam pesan di Twitter-nya.


Seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengonfirmasi AFP bahwa duta besar telah meninggalkan tempat sebelum kerusuhan akhir pekan, dan bahwa kedutaan isaat ini beroperasi seperti "biasanya" dan tidak pada setiap keberangkatan disahkan atau diperintahkan.


Jones, seorang diplomat veteran dan mantan duta besar untuk Kuwait, berikrar selama pengambilan sumpahnya Juni lalu untuk berdiri dengan Libya ketika bergerak ke arah demokrasi.


"Rakyat Libya bertahan selama 42 tahun diperintah dengan intimidasi. Mereka berani mengalahkan diktator dan kini bertekad untuk mengalami pemerintahan dengan perwakilan," katanya.


Psaki mengatakan baik Presiden Barack Obama dan Menteri Luar Negeri John Kerry teelah diberitahu tentang situasi, dan menambahkan: "keselamatan dan keamanan warga Amerika dan personil AS di luar negeri adalah prioritas utama kami." "Situasi di lapangan jelas bisa berubah cepat, dan jadi kita akan mengevaluasi serta terus memperbarui postur kedutaan sesuai kebutuhan," tambah Psaki.


Serangan pada misi di Benghazi mengguncang kampanye presiden 2012, dan Republik masih memunculkan pertanyaan menuduh pemerintahan Obama terlibat menutup-nutupi siapa yang berada di balik serangan tersebut.(ant/vaa)

Sunday, 18 May 2014

Cameron-Abbas Bahas Pembicaraan Perdamaian Palestina-israel Di London

Perdana Menteri Inggris david cameron pada Rabu (14/5) bertemu dengan Presiden Palestina mahmoud abbas di Downing Street guna membahas proses perdamaian palestina-israel.

'Presiden Abbas menjabarkan rencananya bagi Pemerintah Palestina yang baru dan terdiri atas kaum teknokrat, menyampaikan komitmen pada prinsip Kuartet, termasuk tanpa kekerasan dan pengakuan bagi Israel,' kata juru bicara Downing Street di dalam satu pernyataan setelah pertemuan tersebut.

Abbas juga menyampaikan kesediaannya untuk melanjutkan pembicaraan perdamaian dengan Israel dan harapannya bahwa itu dapat dicapai secara cepat, kata juru bicara tersebut, sebagaimana dilaporkan Xinhua di Jakarta, Kamis pagi.

Cameron mendesak dicapainya kemajuan ke arah terwujudnya kelanjutan cepat pembicaraan perdamaian, yang tetap 'menjadi satu-satunya jalur yang layak bagi penyelesaian langgeng'.

'Perdana Menteri itu kembali menyampaikan dukungan kami bagi penyelesaian dua-negara dan dukungan Inggris bagi Pemerintah Otonomi Palestina,' tambah juru bicara tersebut.

Cameron juga menyampaikan keinginannya untuk membangun kemajuan ekonomi di Wilayah Palestina, terutama di Tepi Barat Sungai Jordan, kata pernyataan itu.

Pertemuan antara Abbas dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry juga dijadwalkan diadakan pada Kamis di London, guna menilai jalur proses perdamaian palestina-israel, kata menteri Urusan Luar Negeri Palestina Riad Al-Maleki, Selasa (13/5).

Abbas dan Kerry dijadwalkan bicarakan alasan yang mengakibatkan kegagalan pembicaraan perdamaian dan membahas kemungkinan dilanjutkannya perundingan perdamaian, tambah Al-Maleki.(ant/rd)

Ukraina : Kerugian Ekonomi Karena Kehilangan Krimea 85 Miliar Dolar As

Kerugian Ukraina akibat kehilangan semenanjung krimea di Laut Hitam berjumlah tak kurang dari 85 miliar dolar AS, kata Menteri Kehakiman negeri itu pavlo petrenko di Kiev, Rabu (14/5).

'Kementerian Kehakiman akan membentuk satu unit khusus untuk mengembalikan aset dan ganti rugi yang ditimbulkan oleh pencaplokan Krimea secara tidak saha,' kata Petrenko dalam satu pertemuan.

Ukraina mencatat kerugian setiap hari karena negeri itu tak bisa menggunakan perairan Laut Hitam di sekitar Krimea dan prasarana pelabuhan di semenanjung tersebut, kata Petrenko, sebagaimana dilaporkan Xinhua di Jakarta, Kamis pagi.(ant/rd)

8.000 Kasus Demam Berdarah Dengue Tercatat Di Vietnam Tahun Ini

Lebih dari 8.000 kasus demam berdarah dengue dengan empat orang meninggal telah tercatat di Vietnam sepanjang tahun ini, demikian data statistik dari kementerian kesehatan Vietnam, Rabu (14/5).

kasus penularan demam berdarah dengue pada empat bulan pertama 2014 turun 38 persen dibandingkan dengan masa yang sama pada 2013, kata kementerian tersebut, demikian laporan Xinhua di Jakarta, Kamis pagi. Sebanyak 41 dari 63 warga setempat di negeri itu telah dideteksi tertular demam berdarah dengue.

Tran Thanh Duong, Kepala Lembaga Entomologi, Parasitologi dan Malariologi Nasional di bawah kementerian kesehatan mengatakan dalam satu pertemuan di Ibu Kota Vietnam, Hanoi, Rabu, negeri tersebut mencatat sebanyak 50.000 kasus demam berdarah dengue setiap tahun, dan 40 pasien meninggal.(ant/rd)

Jumlah Korban Jiwa Jadi 238 Akibat Ledakan Tambang Di Turki

Perdana Menteri Turki recep tayyip erdogan, Rabu (14/5),mengatakan jumlah korban jiwa akibat kecelakaan tambang batu bara Turki pada Selasa telah naik jadi 238.

Di dalam pernyataan di lokasi kecelakaan di Provinsi Manisa, Turki Barat, tempat 120 orang lagi masih terjebak di bawah tanah, Erdogan berikrar upaya pertolongan akan dilanjutkan dan pemerintah akan menyelidiki kecelakaan tersebut secara menyeluruh.

Janji itu disampaikan Erdogan di tengah protes anti-pemerintah di Instabul, Ankara, Izmir, Antalya dan kota besar lain sehubungan dengan kecelakaan tambang paling akhir itu. Pemrotes menuntut pengunduran diri Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), yang memerintah.

Lebih dari 500 orang berkumpul di luar Markas Soma Holding di Istanbul sekitar Rabu sore.

Di Ibu Kota Turki, Ankara, polisi anti-huru-hara menembakkan gas air mata dan menyemprotkan air ke arah ratusan mahasis yang melancarkan protes dan berusaha berpawai ke Kementerian Energi, kata harian Hurriyet.

Serikat Pekerja mengumumkan pemogokan umum di seluruh negeri tersebut pada Kamis.

'Tak ada kelalaian dalam operasi pertolongan yang akan ditolerir dan tak seorang pun akan diperkenankan mengeksplotasi keadaan,' kata Erdogan, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi.

Ia mendesak rakyat agar hanya mempercayai keterangan pemerintah dan bukan yang dikeluarkan oleh 'kaum oportunis'.

Ia menekankan Tambang Soma dipandang sebagai salah satu tambang paling aman di Turki meskipun ada kecelakaan itu.

Erdogan mengatakan pejabat lain pemerintah tiba di lokasi keelakaan, sekitar 480 kilometer di sebelah baratdaya Istanbul pada Rabu, sehari setelah apa yang dapat menjadi bencana tambang batu bara paling buruk dalam sejarah Turki.

'Sayangnya, kecelakaan tambang semacam ini tak terelakkan terjadi di mana-mana di dunia,' kata Erdogan. 'Namun, besarnya kecelakaan ini telah melukai kita dengan sangat mendalam,' kata Erdogan.

Selama satu taklimat, Erdogan membela pemerintahnya mengenai catatan keselamatan tambangnya, dan merujuk ke satu kecelakaan tambang di Inggris pada 1838.

Kecelakaan tambang besar terakhir terjadi di Turki pada 1992, ketika kebakaran dan ledakan menewaskan 263 orang. Dua lagi kecelakaan besar tambang terjadi pada 1983 dan 1990, masing-masing menewaskan 103 dan 68 orang.(ant/rd)

Hubungan Diplomatik Indonesia-Thailand Harus Tetap Objektif

pemerintah indonesia sebagai negara anggota asean harus tetap menjaga hubungan diplomatik dengan Thailand secara objektif tanpa melihat situasi internal negara Gajah Putih itu, kata pakar Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia, Jawahir Thontowi.

'Indonesia tetap harus menjaga harmonisasi hubungan dengan Thailand, meskipun tentu tidak mudah bagi Indonesia memberikan pengakuan baik terhadap pemerintahan sementara (Thailand) yang sedang berjalan maupun yang digulingkan,' kata Jawahir di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, krisis yang terjadi di Thailand merupakan situasi yang wajar dalam dinamika politik sebuah negara. Ketika indikasi nepotisme dan korupsi dilakukan oleh rezim tertentu, maka muncul kekuatan lain untuk melakukan perlawanan.

'Sebagaimana di Indonesia, korupsi selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan untuk memicu gejolak politik,' katanya.

Sementara itu, menurut dia, meskipun tidak perlu terlalu jauh mencampuri urusan internal Thailand, Indonesia seharusnya tetap berkontribusi memberikan dorongan agar segera tercipta perdamaian melalui terwujudnya pemilihan umum yang demokratis dan dipercaya di negara tersebut.

'Sebagai bagian dari bangunan politik ASEAN, seharusnya Indonesia juga dapat memberikan semacam dorongan agar pemerintahan Thailand secara cepat dan demokratis melakukan pemilu dengan lebih 'credible' dan 'legitimate',' kata dia.

Dorongan dianggap penting diberikan karena jika krisis Thailand berkepanjangan hal itu akan mempengaruhi hubungan negara-negara sahabat dengan Thailand secara berlarut-larut.

'Dari sisi kepentingan ekonomi Indonesia memang tidak terlalu gencar menjadikan Thailand sebagai pasar, namundalam konteks hubungan budaya, pendidikan, serta pertanian tentu akan terhambat,' kata Jawahir.

Pada Rabu (7/5), Mahkamah Konstitusi Thailand mengeluarkan putusan pemberhentian Perdana Menteri Yingluck Shinawatra sehubungan dengan tuduhan penyalahgunaan kekuasaan.

Penggulingan Yingluck tersebut memicu kerusuhan baru di Ibu Kota Thailand, Bangkok.(ant/rd)

WHO Laporkan Peningkatan Harapan Hidup Global

organisasi kesehatan dunia (WHO), Kamis, menyatakan harapan hidup global menyaksikan 'prestasi besar' bagi anak-anak yang dilahirkan pada 2012 dibandingkan dengan yang dilahirkan pada 1990.

Laporan itu, yang berjudul 'World health statistics 2014' dan disiarkan oleh WHO, dengan landasan perkiraan rata-rata global, memperkirakan seorang anak perempuan yang dilahirkan pada 2012 dapat hidup sampai berusia sekitar 73 tahun, dan anak lelaki sampai usia 68 tahun.

Laporan statistik tahunan tersebut memperlihatkan negara yang berpenghasilan rendah telah membuat kemajuan paling besar, dengan rata-rata peningkatan harapan hidup sampai sembilan tahun dari 1990 sampai 2012, lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan rata-rata global selama enam tahun.

Menurut laporan itu, Liberia menyaksikan peningkatan harapan hidup terbesar 20-tahun di dunia, lalu diikuti oleh Ethiopia, Maladewa dan Kamboja.

'Alasan penting mengapa harapan hidup global telah meningkat sangat besar ialah lebih sedikit anak meninggal sebelum ulang tahun kelima,' kata Margaret Chan, Direktur Jenderal WHO di dalam satu pernyataan, sebagaimana dikutip Xinhua di Jakarta, Kamis malam.

Namun Margaret Chan memperingatkan perbedaan besar kaya-miskin masih ada, rakyat di negara dengan penghasilan tinggi terus memiliki peluang jauh lebih besar untuk hidup lebih lama dibandingkan dengan orang di negara yang berpenghasilan rendah.(ant/rd)

Kelompok Bersenjata Bunuh Tiga Orang

Sejumlah orang bersenjata membunuh seorang ulama moderat dan dua prajurit di kota kedua Libya, Benghazi, Kamis, kata beberapa pejabat.


Sheikh Mansur Abdelkarim al-Baraassi, yang terkenal karena penentangannya terhadap kelompok garis keras yang merupakan kekuatan utama di kota wilayah timur tersebut, ditembak mati ketika ia meninggalkan sebuah masjid, kata sumber-sumber keamanan dan medis.


Dua prajurit anggota pasukan khusus juga tewas ditembak ketika mereka meninggalkan barak mereka.


Benghazi adalah tempat lahirnya pemberontakan dukungan NATO yang menggulingkan dan menewaskan Muamar Gaddafi.


Namun, sejak itu kota tersebut dilanda kekerasan yang menewaskan banyak orang.


Empat prajurit tewas dalam serangan-serangan terpisah pada Minggu di kota itu.


Setelah pemberontakan 2011 yang menggulingkan pemerintah Muamar Gaddafi, militan di Libya, khususnya di wilayah timur, menyerang aparat keamanan, warga asing, hakim, aktivis politik serta pekerja media, yang menewaskan lebih dari 300 orang.


Serangan bom mobil yang ditujukan pada sebuah akademi militer di kota Benghazi, Libya timur, pada 17 Maret, menewaskan sedikitnya tujuh prajurit dan mencederai 12 orang Pada 22 Desember, serangan bom mobil bunuh diri terhadap sebuah pos keamanan 50 kilometer dari Benghazi menewaskan 13 orang.


Pada 2 Maret, orang-orang bersenjata menembak mati seorang insinyur Prancis di Benghazi.


Pada 24 Februari, tujuh orang Mesir ditemukan tewas akibat penembakan di dekat Benghazi, sementara pada Januari, orang-orang bersenjata menculik lima diplomat Mesir di Tripoli dan menahan mereka selama beberapa jam.


Pada 5 Desember, seorang guru Amerika ditembak mati di Benghazi, 15 bulan setelah serangan mematikan terhadap konsulat AS di kota Libya timur itu.


Korban tewas adalah seorang warga AS yang mengajar di sekolah internasional di kota itu, kata juru bicara badan keamanan Ibrahim al-Sharaa.


Pada hari yang sama, dua prajurit Libya tewas ditembak dalam insiden-insiden terpisah - serangan mematikan terakhir terhadap aparat keamanan dalam beberapa pekan ini.


Pihak berwenang menyalahkan kelompok garis keras atas kekerasan di Benghazi.


Militan yang terkait dengan Al Qaida menyerang Konsulat AS di Benghazi yang menewaskan Duta Besar AS untuk Libya, Chris Stevens, dan tiga warga lain Amerika pada 11 September 2012.


Pemerintah baru Libya hingga kini masih berusaha mengatasi banyaknya individu bersenjata dan milisi yang memperoleh kekuatan selama konflik bersenjata yang menggulingkan Muamar Gaddafi.(ant/vaa)

Satu Orang Tewas Dalam Bentrokan

Satu orang tewas dalam bentrokan tengah malam di Kairo antara pendukung dan penentang Presiden terguling Mohamed Morsi, kata beberapa pejabat keamanan Mesir, Kamis.


Empat orang juga cedera dalam bentrokan tersebut, yang meletus di sela-sela pertemuan pro-Morsi, kata pejabat-pejabat itu.


Para pendukung Morsi terus melakukan protes sejak penggulingannya Juli lalu, meski aparat keamanan melancarkan operasi penumpasan yang menewaskan lebih dari 1.400 orang dan memenjarakan ribuan orang.


Hampir 500 aparat keamanan juga tewas dalam gelombang serangan militan yang dilakukan sebagai pembalasan.


Kelompok garis keras diperkirakan meningkatkan protes mereka menjelang pemilihan presiden pada 26-27 Mei.


Abdel Fattah al-Sisi, mantan pemimpin militer yang menggulingkan Morsi, diperkirakan menang dalam pemilihan umum itu dengan mengalahkan satu-satunya saingannya, Hamdeen Sabbahi, seorang politikus berhaluan kiri.


Sisi didukung kalangan luas Mesir yang menginginkan pemulihan stabilitas, namun banyak pendukung Morsi menganggapnya sebagai dalang kudeta terhadap prsiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis.


Sisi menggulingkan Morsi pada Juli lalu setelah protes besar di jalan yang menuntut pengunduran diri presiden Islamis tersebut.


Pada Desember, pemerintah Mesir mengumumkan Ikhwanul Muslimin kubu Morsi sebagai organisasi teroris dan melarang keanggotaan dan dukungan bagi gerakan tersebut.


Pengumuman Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teroris pada 25 Desember disampaikan sehari setelah serangan bom mobil bunuh diri terhadap kantor polisi menewaskan 16 orang, yang diklaim oleh sebuah kelompok Sinai dan dikecam oleh Ikhwanul Muslimin.


Morsi digulingkan oleh militer pada Juli tahun lalu, dan para pendukungnya melakukan protes hampir setiap hari sejak itu.


Militan meningkatkan serangan terhadap pasukan keamanan setelah militer menggulingkan Presiden Mesir Mohamed Morsi pada 3 Juli.


Penumpasan militan yang dilakukan kemudian di Mesir menewaskan ratusan orang dan lebih dari 2.000 orang ditangkap di berbagai penjuru negara itu.


Kekacauan meluas sejak penggulingan Presiden Hosni Mubarak dalam pemberontakan rakyat 2011 dan militan meningkatkan serangan-serangan terhadap pasukan keamanan, terutama di Sinai di perbatasan dengan Israel.


Militan-militan garis keras yang diyakini terkait dengan Al Qaida memiliki pangkalan di kawasan gurun Sinai yang berpenduduk jarang, kadang bekerja sama dengan penyelundup lokal Badui dan pejuang Palestina dari Gaza.


Militan di Sinai, sebuah daerah gurun di dekat perbatasan Mesir dengan Israel dan Jalur Gaza, menyerang pos-pos pemeriksaan keamanan dan sasaran lain hampir setiap hari sejak militer menggulingkan Presiden Mohamed Morsi pada 3 Juli.


Sumber-sumber militer memperkirakan, terdapat sekitar 1.000 militan bersenjata di Sinai, banyak dari mereka orang suku Badui, yang terpecah ke dalam sejumlah kelompok dengan ideologi berbeda atau loyalitas suku, dan sulit untuk melacak mereka di daerah gurun itu.(ant/vaa)

Usia Harapan Hidup Global Kembali Naik


Rata-rata usia harapan hidup di seluruh dunia naik menjadi 73 tahun untuk bayi perempuan yang lahir pada 2012 dan 68 untuk bayi laki-laki, demikian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan pada Kamis.


Kesuksesan dalam memerangi sejumlah penyakit menular seperti campak, malaria, tuberkolosis, dan polio telah memperpanjang usia harapan hidup.


Meskipun demikian, sejumlah faktor lain seperti gaya hidup seseorang justru mengurangi harapan tersebut, kata WHO dalam laporan statistik tahunannya.


Untuk bayi perempuan Jepang memperoleh usia harapan tertinggi dengan 87 tahun sementara untuk pria berada di Islandia, 81,2 tahun. Jepang, Swiss, Italia, Singapura, dan Luksemburg berada di urutan 10 besar untuk kedua jenis kelamin.


Angka harapan hidup terendah tercatat berada di kawasan sub-sahara Afrika di mana laki-laki dan perempuan di sembilan negara diperkirakan akan meninggal di usia 55 tahun.


Sementara itu gaya hidup yang menyebabkan masalah jantung dan penyakit lainnya juga menurunkan usia harapan hidup di beberapa kasus.


"Ini adalah masa transisi di mana kesuksesan memerangi penyakit menular justru diikuti dengan naiknya jumlah orang yang mati--sebagian pada usia muda--karena penyakit tidak menular," kata kepala sistem informasi dan statistik WHO, Ties Boerma.


Pada tahun ini, WHO untuk pertama kalinya menghitung "jumlah tahun kehidupan yang hilang (years of life lost--YLL)," yang secara sederhana dapat diartikan sebagai angka kematian usia muda.


Kematian usia muda karena diare dan infeksi saluran pernafasan yang menjadi penyebab kematian terbesar di awal milenium--turun dari 40 persen menjadi 30 persen pada 2012.


Saat ini, penyebab kematian prematur yang utama adalah penyakit jantung iskemik.


Di sisi lain, kematian usia muda juga banyak disebabkan oleh kecelakaan di jalan. Angkanya naik 14 persen dari tahun 2000 ke 2012. WHO menyebutkan bahwa naiknya jumlah pengendara kendaraan bermotor di negara berkembang tidak diimbangi oleh perbaikan keamanan jalan.


Secara umum, hampir semua negara mengalami kenaikan usia harapan hidup. Di antara pengecualian adalah Boswana, Pantai Gading, dan Suriah.


WHO memperkirakan bahwa negara-negara yang baru saja pulih dari konflik akan memperoleh kenaikan yang signifikan dalam hal usia harapan hidup.


"Kami menyaksikan di beberapa negara kemajuan yang sangat pesat. Contohnya Liberia yang mengejar ketertinggalan usia harapan hidup dengan cepat. Rwanda dan Kamboja juga mengalami hal sama. Dengan pola ini, negara yang mendapatkan pemimpin baik pasca krisis akan mendapatkan kemajuan besar di bidang kesehatan," kata Boerma.(ant/vaa)

Sanksi Berat Bagi Rusia Ganggu Pilpres Ukraina

amerika serikat dan uni eropa siap memberlakukan serangkaian sanksi yang lebih berat kepada Rusia jika negara tersebut berniat mengganggu pemilu presiden di Ukraina yang akan segera diselenggarakan, kata sejumlah menteri luar negeri, Kamis.


Ukraina akan menyelenggarakan pemilu presiden pada 25 Mei mendatang untuk menggantikan pemerintahan Presiden Vikto Yanukovich yang digulingkan pada Februari lalu.


Dalam pertemuan dengan Prancis, Jerman, Inggris, dan Italia di London, "seluruh negara sepakat... bahwa jika Rusia atau kelompok yang berhubungan dengannya mengganggu pemilu, maka amerika serikat beserta uni eropa akan memberlakukan sanksi-sanksi ekonomi di sektor tertentu," kata Menteri Luar Negeri amerika serikat John Kerry.


Sementara itu Menteri Luar Negeri Inggris Willliam Hague mengatakan, "semua negara menyepakati bahwa tindakan Rusia dalam hubungannya dengan pemilu akan menentukan apakah sanksi ekonomi dan perdagangan akan diberlakukan atau tidak oleh amerika serikat dan uni eropa." Mereka sepakat untuk meneruskan "persiapan pemberlakukan sanksi tersebut dan di saat bersamaan mendesak Rusia untuk menghentikan setiap tindakan yang dapat mengganggu penyelenggaraan pemilu secara damai," kata Hague.


Presiden amerika serikat Barack Obama telah menyiapkan surat perintah eksekutif untuk memberlakukan sanksi kepada sejumlah sektor penting ekonomi Rusia seperti perbankan, energi, pertahanan, dan pertambangan.


Kerry sendiri menekankan bahwa amerika serikat "telah menyelesaikan persiapan tersebut." Kerry menambahkan sanksi tersebut didesain untuk menimbulkan dampak yang kuat terhadap pertumbuhan ekonomi Rusia namun di saat bersamaan tidak mengganggu perekonomian amerika serikat.


Di sisi lain, seorang pejabat amerika serikat yang tidak disebutkan identitasnya oleh AFP mengatakan bahwa negara-negara Eropa, yang mempunyai ketergantungan tinggi terhadap pasokan energi dari Rusia, saat ini semakin siap sanksi terhadap Moskow bisa diberlakukan.


Selain hendak mengadakan pemilu, Ukraina saat ini juga merencanakan perundingan damai di bagian timur negara tersebut pada Senin depan.


Namun perundingan damai tersebut justru tidak dihadiri oleh kelompok separatis pro Rusia yang menentang pemerintahan sementara Ukraina. Sejumlah negara Barat mendesak agar negosiasi tersebut dijalankan dengan inklusif.


Amerika Serikat pada Senin mengatakan bahwa "setiap tokoh politik dan tokoh masyarakat sipil dapat berpartisipasi dalam perundingan damai" karena "satu-satunya syarat untuk mengikutinya adalah mereka harus menolak kekerasan."(ant/vaa)

Israel, AS Harus Gunakan 'Segala Cara' Untuk Hentikan Iran

menteri pertahanan israel moshe yaalon pada Kamis mengatakan bahwa negaranya dan Amerika Serikat harus siap menggunakan "segala cara" untuk mencegah Iran memperoleh kemampuan membuat persenjataan nuklir.


"Saya yakin bahwa hal itu harus menjadi prioritas utama kami untuk menangani ancaman dengan menggunakan segala cara, di semua bidang," kata Yaalon dalam konferensi pers bersama Menteri Pertahanan Amerika Serikat Chuck Hagel.


Hagel mengunjungi Israel di saat Amerika Serikat dan sejumlah negara besar lainnya menjalani perundingan dengan Iran di Wina untuk mencapai kesepakatan jangka panjang terkait ambisi nuklir Teheran.


Israel sendiri menyatakan sangat keberatan atas perundingan tersebut. Negara tersebut juga berulangkali mengatakan siap untuk melakukan serangan militer sepihak jika dibutuhkan untuk menghancurkan fasilitas nuklir milik Iran.


"Saya juga yakin bahwa Amerika Serikat dan Israel mempunyai tujuan yang sama--yaitu tidak membiarkan Iran memiliki kemampuan nuklir militer," kata Yaalon.


"Kami mungkin mempunyai sejumlah perbedaan pandangan, bahkan perselisihan mengenai bagaimana mencapai tujuan tersebut. Namun kedua negara mempunyai saluran yang terbuka, yaitu menteri luar negeri (Hagel) dan saya sendiri," kata dia.


"Namun demikian yang paling utama adalah bahwa Israel harus siap melindungi diri sendiri dengan mengandalkan kekuatan sendiri," kata Yaalon.


Hagel sendiri mengatakan bahwa perundingan nuklir Iran tidak akan dilakukan terus-menerus--semua pihak setuju bahwa kesepakatan harus dicapai sebelum tenggat waktu jatuh pada 20 Juli.


"Meskipun kami berada di jalur diplomasi, kami tidak mengesampingkan kemungkinan penggunaan cara lain yang berkaitan dengan keamanan dan pertahanan. Termasuk di antaranya adalah menjaga hubungan dengan Israel," kata Hagel.


Sebelum mengunjungi Israel, Hagel juga sempat mendatangi sejumlah negara di Timur Tengah. Salah satu di antaranya adalah Arab Saudi yang juga mempunyai kekhawatiran mengenai perundingan nuklir yang melibatkan rival kawasannya.(ant/vaa)

Bolivia Akan Kembangkan Energi Nuklir

presiden bolivia evo morales pada Kamis mengatakan bahwa negaranya sedang berupaya untuk mengembangkan energi nuklir dengan bantuan dari Argentina.


"Kami sedang berupaya mengembangkan energi nuklir untuk tujuan damai dan untuk tujuan medis," kata Morales saat membuka seminar mengenai gas dan energi di Santa Cruz, sebuah kota yang terletak 900 kilometer sebelah timur La Paz.


"Kami berterima kasih kepada rakyat Argentina yang bekerja sama dengan kami untuk memulai proyek energi nuklir ini," kata Morales.


Sebelumnya, Morales telah mengindikasikan bahwa negara yang dipimpinnya mempunyai rencana untuk mengembangkan teknologi nuklir dengan bantuan dari Buenos Aires dan Paris. Namun baru kali ini dia secara eksplisit menyatakan rencana tersebut telah berjalan.


Pemimpin berideologi kiri itu sebelumnya disarankan oleh sejumlah pakar untuk tidak mengungkapkan rencananya kepada publik. Dan oleh karena itulah Morales memulai perundingan bilateral "secara rahasia dan di balik pintu tertutup." Energi yang diproduksi dari nuklir itu akan diprioritaskan untuk memasok konsumsi domestik namun Morales membuka kemungkinan untuk mengekspornya.


"Bayangkan pendapatan yang akan Bolivia dapatkan (dari ekspor energi itu)," kata dia.


Dalam pidatonya, Morales juga mengatakan bahwa sangat penting untuk mengembangkan energi nuklir karena "negara yang mempunyai kontrol atas sektor energinya adalah negara yang mempunyai kekuatan, dan bukan mereka yang mempunyai rudal ataupun penghargaan." Pada Oktober 2010 lalu, Morales membuka kesepakatan dengan presiden Iran saat itu, Mahmoud Ahmadinejad, terkait teknologi pembangkit listrik milik Tehran.(ant/vaa)

Putin : Rusia 'Masih Terbuka' Soal Penyelesaian Utang Gas Ukraina


Presiden Rusia vladimir putin mengatakan, Kamis, negaranya 'masih terbuka' bagi perundingan untuk membahas utang gas ukraina dan menuding Uni Eropa gagal membuat proposal spesifik dalam membantu Ukraina menghindari pemutusan pasokan pada bulan berikutnya.


Dalam surat terbuka yang ditujukan kepada para pemimpin Eropa, Putin juga mendesak Brussels agar 'lebih aktif terlibat' dalam upaya menemukan jalan untuk menstabilkan perekonomian Ukraina yang dilanda krisis.


'Sayangnya, kami harus mengatakan bahwa kami belum menerima proposal yang spesifik dari mitra-mitra kami seperti tentang bagaimana menstabilkan situasi,' kata Putin dalam surat yang dikeluarkan oleh Kremlin.


Ia mengatakan Rusia 'terpaksa' mengancam akan menghentikan pasokan gas mulai 3 Juni setelah mengubah sistem pembayaran menjadi pembayaran di muka karena Ukraina telah berhutang tagihan gas sebesar 3,5 miliar euro (Rp54,8) triliun.


'Federasi Rusia masih terbuka untuk melanjutkan pembicaraan dan bekerja sama dengan negara-negara Eropa dalam upaya untuk menormalisasi situasi,' kata Putin.(ant/rd)

Inggris Tingkatkan Status Diplomatik Oposisi Rusia

Inggris telah meningkatkan status kantor oposisi suriah di London menjadi kantor misi diplomatik, kata Menteri Luar Negeri Inggris William Hague, Kamis.

Dukungan bagi koalisi nasional yang dipimpin oleh Ahmad Jarba itu muncul 10 hari setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan pengakuan serupa kepada kelompok payung oposisi itu.

Setelah berlangsungnya pertemuan kelompok Sahabat Suriah di London, Hague mengatakan Inggris akan menyediakan dana tambahan senilai 30 juta euro (Rp468,9 miliar) dalam bentuk 'dukungan praktis untuk membantu oposisi' melawan Presiden Suriah bashar al-assad.

'Kami juga telah memutuskan untuk meningkatkan status kantor perwakilan koalisi nasional di London menjadi kantor misi sebagai bentuk pengakuan terhadap betapa kuatnya kemitraan kami,' kata Hague.(ant/rd)

Warga Inggris Berubah Pendirian

Pendapat warga inggris mengenai status keanggotaan negaranya di Uni Eropa terus berubah dalam satu setengah tahun ini, demikian hasil jajak pendapat yang disiarkan pada Kamis atau satu pekan sebelum pergelaran pemilu Parlemen Eropa.


Kini sebagian besar warga inggris menginginkan negaranya tetap menjadi anggota uni eropa dibandingkan meninggalkan organisasi tersebut.


Perdana Menteri David Cameron sebelumnya menjanjikan publik Inggris referendum pada 2017 mengenai status keanggotaan tersebut jika berhasil terpilih kembali pada pemilu tahun depan. Cameron kini menghadapi tantangan dari partai anti uni eropa, "UK Independence Party" (UKIP).


Pada jajak pendapat yang dilakukan oleh Ipsos MORI, 54 persen warga inggris akan memilih untuk tetap menjadi bagian dari blok beranggotakan 28 negara itu jika referendum digelar hari ini, sementara 37 persen memilih keluar.


Sementara pada November 2013 lalu, saat ditanya hal yang sama, 48 persen responden ingin Inggris keluar dari uni eropa dan hanya 44 persen yang memilih sebaliknya.


Pada Maret 2013, jajak pendapat yang dilakukan oleh dua badan survey berbeda, kembali menunjukkan hasil yang berbeda. Kala itu, lebih banyak warga inggris yang ingin negaranya tetap berada di uni eropa dibanding meninggalkannya.


"Setelah beberapa tahun kebencian kepada Eropa meluas karena krisis ekonomi, warga saat ini terlihat lebih ingin tetap berada di uni eropa. Meskipun demikian, mereka lebih ingin kewenangan uni eropa untuk dikurangi dibanding integrasi yang lebih luas," kata kepala peneliti politik Ipsos MORI, Gideon Skinner, dalam sebuah pernyataan tertulis.


Responden dalam jajak pendapat tersebut berjumlah total 1.003 orang. Mereka diwawacara melalui sambungan telephon pada 10-12 Mei.


Menurut Skinner, poin-poin perdebatan mengenai Eropa telah berubah sejak 2012 lalu setelah Cameron menawarkan renegosiasi yang memungkinkan Inggris tetap menjadi anggota uni eropa namun dengan pra-syarat berbeda.


Meskipun demikian, skeptisisme terhadap hal tersebut di Inggris masih kuat. UKIP, menurut sejumlah survei, diperkirakan akan menempati urutan pertama atau kedua dalam pemilu Parlemen Eropa pekan depan.(ant/vaa)

Rakyat Brazil Menentang Penyelenggaraan Piala Dunia 2014


Rakyat Brazil yang kecewa dengan layanan buruk pemerintah buat masyarakat turun ke jalan pada Kamis (15/5) di seluruh negeri itu, dengan keluhan pajak yang mereka bayar dihabiskan buat persiapan jadi tuan rumah piala dunia 2014.


Apa yang disebut Hari Perjuangan guna menentang Piala Dunia menyaksikan demonstrasi di tujuh dari 12 ibu kota negara bagian yang dijadwalkan menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia, dan puluhan kota besar lain.


Pengeluaran besar pemerintah untuk acara pertandingan olah raga besar tersebut, ditambah dengan kenaikan tiket transit, pertama kali memicu protes anti-pemerintah setahun lalu, tapi saat Piada Dunia yang dijadwalkan berlangsung 12 Juni sampai 13 Juli makin dekat, protes telah mulai terjadi lagi.


Perhimpunan Komite Rakyat Piala Dunia (Ancop) mengajukan daftar keluhan yang mereka ingin ditangani oleh pemerintah, termasuk tuntutan mereka untuk memprotes secara bebas selama Piala Dunia. Mereka juga menuntut pemberian ganti rugi buat keluarga pekerja bangunan yang tewas saat membangun stadion dan tempat lain pertandinga, guna menjamin keluarga yang digusur untuk memungkinan pembangunan stadion baru akan diberi perumahan yang memadai, pers yang lebih besar dan pengeluaran lebih banyak pemerintah atas sistem transportasi masyarakat dan bebas biaya.


Di Sao Paulo, beberapa kelompok pemrotes menghalangi beberapa tempat utama, termasuk jalanan di dekat Arena Corinthian di kota itu, tempat pertandingan peringatan antara Brazil dan Kroasia akan diselenggarakan pada 12 Juni, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat.


Di Brasilia, Gerakan Pekerja Tanpa Tempat Berteduh (MTST) menduduki kantor perusahaan bangunan dan tanah milik negara dan menuntut pemerintah menepati janjinya untuk membantu mereka yang tak mampu membeli rumah.


Demonstrasi juga berlangsung di Rio de Janeiro, Fortaleza, Belo Horizonte, Porte Alegre dan Salvador, serta kota besar lain yang lebih kecil.


Protes tersebut tampaknya bertolak-belakang dengan pernyataan Menteri Olah Raga Aldo Rebelo pada Selasa (13/5) bahwa protes selama Piala Dunia akan "menjadi peristiwa terpencil".(ant/vaa)

AS Kecam Nigeria

Sejumlah pejabat amerika serikat pada Kamis mengecam "lambatnya" respon Nigeria terhadap penculikan lebih dari 200 gadis sekolah oleh kelompok boko haram.


Selain itu, mereka juga kembali mengkritik angkatan bersenjata Nigeria atas catatan pelanggaran hak asasi manusianya.


Kepala Komite Senat untuk urusan Hubungan Luar Negeri, Robert Menendez, mengatakan bahwa Nigeria "secara tragis dan tidak dapat diterima bertindak lambat" dalam menangani krisis penculikan meskipun amerika serikat dan sejumlah negara lain telah menawarkan bantuan.


"Saya mendesak Presiden Jonathan (Goodluck) untuk menunjukkan kepemimpinan yang dibutuhkan oleh bangsanya sendiri," kata Menendez.


Kelompok militan boko haram saat ini menahan lebih dari 200 anak gadis setelah menyerang kota kecil di bagian timur laut Nigeria, Chibok, pada 14 April lalu.


Kecaman bukan hanya muncul dari Senat. Pentagon juga mengkritik Nigeria karena dinilai gagal bereaksi cepat atas bangkitnya boko haram--kelompok ekstrimis yang telah membunuh ribuan orang sejak 2009 lalu.


Pada masa lalu, Nigeria selalu menolak tawaran kerja sama keamanan dengan sejumlah negara Barat untuk memberantas boko haram.


"Dalam menghadapi ancaman yang rumit, pasukan keamanan Nigeria lambat beradaptasi dengan strategi baru dan taktik baru," kata Alice Friend, seorang pejabat Departemen Pertahanan.


Sementara itu wakil pembantu Menteri Luar Negeri untuk Urusan Afrika, Robert Jackson, mengatakan bahwa Washington telah "mendesak Nigeria untuk merubah pendekatannya terhadap boko haram." amerika serikat sebelumnya menuduh pihak militer Nigeria telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia berat saat bertempur dengan boko haram. Tindakan tersebut menurut Jackson tidak produktif.


"Negara harus menunjukkan kepada warganya kemampuan untuk melindungi rakyat sekaligus menawarkan kesempatan (mobilitas sosial)," kata Jackson.


"Saat tentara menghancurkan kota-kota, membunuh warga sipil, dan menahan orang tak bersalah tanpa hukuman, maka yang muncul kemudian adalah rasa saling tidak percaya," kata dia.


Pejabat Pentagon, Friend, sendiri mengakui bahwa "catatan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh sejumlah satuan pasukannya telah didokumentasikan dengan luas." Atas pertimbangan tersebut, Friend mengatakan amerika serikat tidak akan menyediakan bantuan terhadap satuan militer Nigeria yang terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia.


Pihak militer amerika serikat membenarkan laporan bahwa mereka telah mengirim pesawat tak-berawak sebagai upaya untuk menemukan para gadis yang diculik.


Pada bulan lalu, Boko Haram menculik 276 gadis di sekolah Chibok. Beberapa di antara mereka berhasil lolos namun 223 orang masih berada di tangan para penculik.(ant/vaa)

Kerusuhan Anti-Tiongkok Lukai 100 Orang

Kerusuhan di pabrik baja di Vietnam menyebabkan seorang pekerja Tionghoa tewas dan 100 orang lain terluka, setelah Beijing, Kamis, bersikukuh melindungi anjungan minyak di perairan sengketa, dalam suasana tidak menentu.


Suasana panas berlangsung lama di antara dua negara bertetangga itu semakin mendidih di Vietnam dengan adanya unjuk rasa di sejumlah kota besar serta kerusuhan di sejumlah pabrik milik asing.


Keadaan tersebut dipicu oleh Tiongkok yang melakukan pengeboran minyak di perairan yang juga diakui sebagai milik Hanoi.


Seorang jenderal tertinggi di Tiongkok mengatakan bahwa negaranya akan tetap mengelola rig, kendati menghadapi protes anti-Tiongkok yang terburuk di Vietnam dalam beberapa dasawarsa ini.


"Yang akan kami lakukan adalah menjamin keamanan rig minyak sehingga operasi bisa terus berjalan," kata jenderal Fang Fenghui, kepala urusan umum Tentara Pembebasan Rakyat dalam jumpa pers setelah berbicara dengan timpalannya Jenderal Martin Dempsey di Pentagon, Amerika Serikat.


Komentarnya terjadi setelah unjukrasa pekerja menyebar dari 22 menjadi 63 provinsi, yang membuat pemerintah Vietnam melakukan "langkah-langkah tegas" untuk mengendalikan situasi guna mencegah pemodal asing menarik diri dari negara tersebut.


Ratusan orang berkebangsaan Tiongkok telah melarikan diri ke perbatasan di Kamboja, menurut polisi setempat, karena khawatir gelombang patriotisme itu.


Situasi tidak menentu "sangat mengganggu pembangunan dan menciptakan kesan bahwa di Vietnam keadaan tidak terkendali," kata profesor Jonathan London dari Universitas City, Hongkong.


Rejim komunis Vietnam, yang mencemaskan kumpulan massa yang dapat mengancam peran pengusaha, pada masa lalu, mempunyai pilihan antara membiarkan unjukrasa anti-Tiongkok dan membubarkan paksa mereka.


Para ahli mengatakan Hanoi membiarkan protes masyarakat akhir-akhir ini dengan maksud menyampaikan ketidaksetujuan dengan Beijing. Kedua negara memiliki hubungan ekonomi yang erat tetapi tidak dalam hubungan diplomatik.(ant/ris)

Tiongkok Teruskan Pengeboran Minyak Yang Diprotes

Kepala staf umum Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok, Jenderal Fang Fenghui, pada Kamis mengatakan bahwa negaranya akan melindungi pengeboran minyak di perairan sengketa dan memastikan bahwa fasilitas itu akan terus beroperasi meski ditentang oleh Vietnam.


"Yang akan kami lakukan adalah memastikan keamanan fasilitas pengebor minyak dan memastikan operasinya tetap berjalan," kata Fang dalam konferensi pers setelah perundingan di Pentagon, Amerika Serikat.


Dia juga mengatakan bahwa tindakan Vietnam yang mencoba menghentikan pengeboran dengan mengirim sejumlah kapal "adalah hal yang tidak dapat diterima." Pernyataan tersebut disampaikan setelah demonstrasi anti-Tiongkok merebak di Vietnam dan menyebabkan salah satu pekerja keturunan Tionghoa tewas sementara ratusan lainnya luka-luka.


Fang mengatakan bahwa selama ini Tiongkok telah "menahan diri" di Laut Tiongkok Selatan dan hanya mendirikan fasilitas pengeboran minyak setelah negara-negara lainnya memulai aktifitas pengeboran.


"Saya menilai tidak ada masalah dengan Tiongkok saat memulai aktifitas pengeboran di wilayahnya sendiri," kata sang jenderal dalam konferensi pers bersama Jenderal Amerika Serikat, Martin Dempsey.


Vietnam sendiri tidak mengakui tempat pengeboran tersebut berada di wilayah kedaulatan Tiongkok.


Fang juga mengatakan bahwa kebijakan strategis Amerika Serikat yang dikenal dengan "penyimbangan kembali" ke Asia telah disalah gunakan oleh sejumlah negara yang ingin mengimbangi kekuatan besar ekonomi Tiongkok.


"Sejumlah negara tetangga kami telah menggunakan strategi penyeimbangan kembali dari Amerika Serikat ini" untuk "memicu" masalah di Laut Tiongkok Selatan dan Laut Tiongkok Timur, kata dia.


Sementara itu saat Fang menyampaikan pandangannya di Pentagon, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat kembali mengkritik Tiongkok atas keputusan "provokatinya" untuk mendirikan pengeboran minyak.


"Kami sangat mengkhawatirkan perilaku berbahaya dan intimidasi dalam bentuk ini," kata juru bicara kementerian luar negeri Marie Hart kepada sejumlah wartawan.


Ketegangan antara Tiongkok dan Vietnam dimulai pada awal bulan ini setelah Beijing memutuskan untuk mendirikan fasilitas pengeboran laut dalam di perairan yang juga diklaim oleh Hanoi.


Sejak saat itu, telah terjadi sejumlah bentrokan kecil antara kapal militer kedua negara di dekat fasilitas tersebut.(ant/vaa)

PM Cameron Berupaya Cegah Skotlandia Keluar Dari Kerajaan Inggris

Perdana Menteri Inggris david cameron pada Kamis mengimbau rakyat skotlandia untuk tetap bergabung dengan kerajaan inggris.

Imbauan itu disampaikan Cameron saat melakukan kunjungan dua hari ke Skotlandia dengan misi untuk mencegah peningkatan dukungan bagi pemisahan diri melalui jajak pendapat serta mengatasi kritik kampanye antikemerdekaan.

Sejauh ini, Cameron menjalankan sikap rendah hati di tengah perdebatan memanas tentang kemerdekaan, yang akan ditentukan pada pemungutan suara 18 September.

Ia sadar dirinya memiliki dukungan terbatas di Skotlandia karena partainya, Konservatif, tidak populer di negara itu.

Namun, di saat kalangan nasionalis mencapai keberhasilan merangkul para pendukung pro-kerajaan inggris dalam jajak-jajak pendapat, makin banyak politisi kelas berat yang bergabung dengan pertikaian lintas partai, yang beranggapan bahwa kesatuan Inggris, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara justru membuat mereka semakin kuat.

Jajak pendapat yang dilakukan TNS pekan ini menunjukkan bahwa jurang perbedaan antara kedua belah telah menyempit ke sembilan persen dari 22 persen pada September lalu di kalangan warga Skotlandia yang sudah pasti akan memberikan suaranya.

Sebanyak 53 persen pemilih menggambarkan kampanye antikemerdekaan sebagai hal yang negatif.

Ketika mengunjungi Walcheren Barracks di Glasgow, kota terbesar di Skotlandia, Cameron mengatakan ia merasa 'terenyuh' melihat begitu banyak orang mendapatkan suara dalam perdebatan tentang apakah Skotlandia harus mengakhiri hubungannya dengan Inggris yang telah berlangsung selama 307 tahun.

Ia juga menekankan bahwa negara-negara kerajaan inggris lebih baik terus bersama.(ant/rd)

Rusia Tentang Keputusan Kelompok Negara 'Sahabat Suriah'

Rusia pada Kamis menentang keputusan sejumlah negara Barat dan Timur Tengah yang tergabung dalam kelompok "Sahabat Suriah (Friends of Syiria)" untuk meningkatkan bantuan terhadap kelompok oposisi moderat Suriah dan menyebutnya sebagai "destruktif".


Sebelumnya, kelompok negara "Sahabat Suriah" bertemu di London dan sepakat untuk meningkatkan bantuan terhadap kelompok oposisi moderat yang menentang kekuasaan Presiden Bashar al-Assad.


"Tidak seperti rekan kami di Barat, kami bekerja sama dengan semua pihak di Suriah, tidak hanya dengan satu kelompok saja," kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Bogdanov sebagaimana dikutip dari kantor berita Interfax.


"Bagi kami, pendekatan hanya dengan salah satu pihak itu adalah tindakan yang destruktif," kata Bogdanov.


Rusia, yang mempunyai hak veto di Dewan Keamanan PBB, selama tiga tahun terakhir ini memang memberi pemerintah Suriah dukungan krusial. Moskow berulang kali menghentikan upaya negara Barat dan Timur Tengah untuk menggulingkan Bashar.


Sementara itu di London, selain berkomitmen meningkatkan dukungan terhadap oposisi, "Sahabat Suriah" juga mengecam rencana Bashar untuk menggelar pemilu presiden pada 3 Juni mendatang di tengah perang saudara.


"Rencana pemilu tersebut adalah lelucon yang menghina dan palsu," kata Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry setelah pertemuan tersebut.


Pernyataan bersama dari 11 negara yang terlibat di London itu menyebut pemilu itu sebagai pergelaran "yang tidak sah" dan merupakan "parodi demokrasi." Mereka juga mendesak masyarakat internasional untuk menolak apapun hasilnya.


Kesebelas negara yang tergabung dalam "Sahabat Suriah" adalah Inggris, Mesir, Prancis, Jerman, Italia, Yordan, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat.


Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengatakan bahwa "Sahabat Suriah" berniat "untuk meningkatkan upaya pengiriman bantuan kemanusiaan tanpa mempertimbangkan keberatan dari pihak rezim (Bashar)." Pemerintah Suriah sendiri dinilai sering menghambat pengiriman bantuan makanan dan sejumlah peralatan lainnya dari badan internasional kepada masyarakat sipil yang semakin putus asa. Amerika Serikat, yang menyediakan bantuan kemanusiaan senilai 1,7 milyar dolar AS, menyatakan frustasi atas hal tersebut.


"Bantuan tidak sampai ke tangan orang yang membutuhkan. Bantuan itu harus melalu satu pintu, yaitu Damaskus, dan dikontrol oleh rezim Bashar. Ini tentu saja tidak dapat diterima," kata Kerry.


Suara yang sama juga sempat dinyatakan pada pekan lalu oleh direktur pelaksana bantuan PBB di Suriah, John Ging. Dia menuduh pemerintah Bashar telah membolkade bantuan medis yang ditujukan kepada penduduk wilayah kelompok oposisi.(ant/vaa)

Menlu Tiongkok Kecam Vietnam

menteri luar negeri Tiongkok Wang Yi mengecam Vietnam dalam pembicaraan penting melalui telepon dengan wakil perdana menteri negara Asia Tenggara itu atas unjukrasa benci Tiongkok, yang menewaskan 21 orang, kata kantor berita resmi Xinhua, Jumat.


Wang Yi mengatakan kepada Wakil Perdana Menteri dan menteri luar negeri Pham Binh Minh dalam percakapan telepon pada Kamis malam bahwa Vietnam harus memikul dan tak menghindari tanggung jawab atas serangan kejam terhadap perusahaan Tiongkok dan warga negaranya, kata laporan itu.


Tiongkok juga mengirim kelompok kerja yang dipimpin Asisten Menteri Luar Negeri, Liu Jianchao, ke Vietnam Kamis untuk berurusan dengan pasca-kerusuhan, kata Xinhua.


Wang menuntut Vietnam mengambil langkah-langkah tegas dan efektif untuk segera menghentikan menghentikan kekerasan dan menjamin keamanan kehidupan dan properti warga Tiongkok serta perusahaan-perusahaan yang ada.


Pabrik-pabrik yang dianggap dimiliki Tiongkok juga dibakar setelah negara itu menarik sebuah anjungan pengeboran minyak raksasa ke dalam perairannya, yang diklaim oleh kedua negara.(ant/ris)

Menlu AS : 'Data Mentah' Indikasikan Penggunaan Klorin Di Suriah

Menteri Luar Negeri AS john kerry, Kamis, mengatakan telah melihat ' data mentah ' yang menunjukkan penggunaan klorin dalam konflik Suriah, mendukung tuduhan yang dibuat oleh Perancis terhadap rezim .

'Saya telah melihat bukti ... itu belum diverifikasi ... belum dikonfirmasi,' katanya kepada wartawan setelah pertemuan kelompok sahabat suriah di London .

'Tapi saya telah melihat data mentah yang menunjukkan bahwa mungkin ada, sebagaimana yang disebutkan Perancis, sejumlah contoh di mana klorin telah digunakan dalam perang .

' Jika betul, dan jika dapat dibuktikan , maka itu akan bertentangan dengan kesepakatan dari perjanjian senjata kimia , bertentangan dengan konvensi senjata yang telah ditandatangani Suriah.' Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius mengatakan pada Selasa bahwa rezim diyakini telah menggunakan senjata kimia, termasuk klorin , dalam 14 serangan sejak Oktober 2013.

Suriah menandatangani Konvensi Senjata Kimia tahun lalu sebagai bagian dari kesepakatan untuk menyerahkan gudang senjata kimia setelah dituduh melakukan serangan dengan gas sarin di pinggiran kota Damaskus .

Memiliki klorin bukan pelanggaran konvensi , tetapi perjanjian itu mencegah penggunaan gas sebagai senjata .(ant/rd)

Rakyat Vietnam Marah

Para wakil warga kota Hai Phong menyatakan kepada Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung bahwa mereka marah terhadap pembangunan kilang minyak di zona ekonomi eksklusif Vietnam oleh Tiongkok.

Mereka mengutarakan pernyataan kerasnya selama kunjungan Dung ke kota pelabuhan di utara Vietnam, Hai Phong.

Warga kota ini mengatakan bahwa pembangunan anjungan pengeboran minyak Haiyang Shiyou-981 oleh Tiongkok adalah tak bisa diterima.

Mereka menggambarkan tindakan yang disebut mereka kurang ajar itu melanggar hukum internasional dan mengabaikan Deklarasi Prilaku Para Pihak di Laut Timur yang juga ditandatangani Tiongkok.

Warga juga menyatakan tindakan Tiongkok itu adalah ancaman langsung terhadap perdamaian, stabilitas, keamanan dan keselamatan maritim serta penerbangan di Laut (Tiongkok) Timur.

Mereka juga mendukung pernyataan Dung pada KTT ASEAN lalu bahwa garis tegas mesti disepakati rakyat Vietnam.

Garis tegas ini meliputi pernyataan bahwa keamanan nasional itu suci, dan Vietnam dengan keras mengutuk aksi-aksi pelanggaran dan akan tegas melindungi kedaulatan nasionalnya serta kepentingan sahnya sesuai dengan hukum internasional.

Warga kota Hai Phong meminta Partai Komunis, Negara dan Pemerintah menuntut Tiongkok segera membongkar anjungan minyaknya dari perairan Vietnam dan tidak boleh lagi melanggar kedaulatan nasional Vietnam.

Dung mengatakan kepada warga kota Hai Phong bahwa komunitas internasionl mendukung pandangan Vietnam, sebaliknya tidak ada satu pun negara yang mendukung Tiongkok, demikian lapor kantor berita Vietnam VNA. (ant)

Jepang Belanja Militer Besar-besaran

Jepang hari ini menyatakan akan memperbesar anggaran belanja militernya sampai lima persen selama lima tahun ke depan.

Menurut kantor berita AFP, dengan cara itu Jepang akan melakukan pembelian perangkat militer besar-besaran untuk memperkuat pertahanannya di pulau-pulau terluar menyusul sengketa dengan China.

Kabinet Perdana Menteri Shinzo Abe menyetujui angka 24,7 triliun yen (Rp2.094 triliun) untuk dibelanjakan pada kurun 2014 - 2019, termasuk untuk membeli drone (pesawat tempur tak berawak), kapal selam, jet tempur dan tank amfibi.

Jepang disebut menggeser perhatiannya ke selatan dan barat (tepatnya menghadapi China).

Daftar belanja militer ini adalah bagian dari upaya Abe menormalisasi kekuatan militer Jepang yang sejak kalah Perang Dunia Kedua menjadi pasifis dengan membatasi militernya untuk pertahanan diri (bela diri) saja.

Jepang bahkan mendirikan Badan Keamanan Nasional seperti NSA di AS yang diperkirakan membuat kekuasaan terfokus pada sejumlah kecil kalangan politisi dan birokrat senior.

Jepang semakin ketakutan melihat bangkitnya kekuatan China yang bersengketa dengannya pada satu kepulauan di Laut Cina Selatan, di samping ancaman Korea Utara yang sulit diduga. (ant)

Presiden Yaman Nyatakan Perang Terbuka

Yaman menyatakan perang terbuka melawan al qaida dan akan memburu anggota kelompok militan tersebut di manapun mereka berada, demikian Presiden Abdul Rabbu Mansour Hadi mengatakan pada Kamis.


Yaman kini menghadapi ancaman serangan balas dendam dari kelompok gerilyawan yang ingin mendirikan negara Islam di wilayah semenanjung Arab.


Dalam pernyataan pertama sejak tentara memulai operasi serangan untuk mengusir al qaida di Semenanjung Arab (AQAP) dari benteng pertahannya, Hadi mengatakan bahwa pasukannya akan memburu anggota kelompok gerilyawan tersebut di provinsi bagian selatan, tengah, dan utara Yaman.


Sebelumnya pada dua tahun lalu, Yaman memulai operasi terbesar AQAB setelah munculnya serangkaian serangan terhadap sejumlah pejabat pemerintah, anggota pasukan keamanan dan sejumlah warga asing.


"Hadi memastikan bahwa pertempuran melawan organisasi teroris itu bersifat terbuka. Oleh karena itu, tentara dan pasukan keamanan harus bersiap untuk menjalankan operasi pembersihan di Abyan, Maarib, Shabwa, dan Badya," demikian kantor berita setempat melaporkan setelah presiden bertemu dengan Komisi Keamanan Tertinggi.


"Adalah hal yang penting untuk memburu mereka dengan kekuatan dan ketegasan," kata Hadi.


Sebelumnya, AQAB telah melakukan serangkaian serangan balas dendam di ibu kota Yaman, Sanaa, dan sekitarnya setelah benteng pertahanannya di Abyan dan Shabwa terus dilemahkan.


Pada Jumat lalu, empat tentara terbunuh dalam tembak-menembak dengan kelompok militan di dekat istana kepresidenan, Sanaa. Pada Ahad, bom bunuh diri meledak di gedung polisi militer kota pantai Mukalla dan menewaskan setidaknya 10 serdadu dan seorang warga sipil.


Stabilitas keamanan Yaman, yang pantainya berbatasan langsung dengan eksportir minyak terbesar dunia Arab Saudi, menjadi salah satu perhatian internasional.


Amerika Serikat meningkatkan dukungannya terhadap pemerintah dan militer termasuk di antaranya dengan mengirim serangan pesawat tak-berawak.


Kekerasan di Yaman bermula sejak 2011 saat demonstrasi besar-besaran berhasil menggulingkan Presiden Ali Abdullah Saleh dari jabatannya.(ant/vaa)

ASEAN Dorong Penyelesaian Sengketa Laut Tiongkok

Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mendorong penyelesaian sengketa Laut Tiongkok Selatan melalui cara damai berdasarkan prinsip hukum internasional.


Sekretaris Jenderal ASEAN Le Luong Minh dalam paparan ringkasan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-24 ASEAN di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Jumat, mengatakan, pihaknya mendukung penuh penyelesaian sengketa meski diakui situasi konflik terus memanas.


Minh mengatakan, anggota ASEAN telah menyepakati sejumlah komitmen dalam pertemuan di Nay Pyi Taw, Myanmar, 10-11 Mei lalu, salah satunya adalah upaya memperkuat kerja sama dalam implementasi yang efektif atas Deklarasi tentang Perilaku Pihak di Laut Tiongkok Selatan (DOC) sesuai dengan prinsip hukum internasional yang diakui secara universal, termasuk Konvensi PBB 1982 tentang Hukum Laut (UNCLOS).


"Kami menyerukan semua pihak untuk mengendalikan diri dan tidak menggunakan kekerasan, serta menahan diri untuk mengambil tindakan lebih lanjut yang akan meningkatkan ketegangan juga mengupayakan implementasi kesimpulan awal Kode etik di Laut Tiongkok Selatan (COC) sebagaimana tercermin dalam Prinsip Enam-Poin ASEAN di Laut Tiongkok Selatan," katanya.


Dijelaskannya pula, para menteri luar negeri ASEAN telah menyampaikan keprihatinan mereka atas ketegangan yang di perairan yang disengketakan itu. Mereka mendesak semua pihak yang terlibat mengekang diri dan menghindarkan aksi-aksi yang dapat merusak perdamaian dan stabilitas di kawasan itu.


Minh mengungkap situasi di Vietnam pun kian memanas karena maraknya kerusuhan anti-Tiongkok di negara itu.


"Ada banyak pabrik yang dirusak, juga banyak orang Singapura dan Taiwan yang dicari karena dikira pekerja dari Tiongkok," katanya.


Tiongkok dan Vietnam terlibat sengketa perairan di Laut Tiongkok Selatan karena saling klaim hak eksplorasi minyak, penangkapan ikan dan kepulauan-kepulauan Spratly dan Paracel.


Beijing mengklaim hak kedaulatan atas hampir seluruh Laut Tiongkok Selatan, yang diperkirakan memiliki deposit-deposit besar minyak dan gas.


Sementara itu, negara lain seperti Filipina, Malaysia dan Brunei yang notabene merupakan anggota ASEAN juga menimbulkan ketegangan di kawasan tersebut.


ASEAN beranggotakan sepuluh negara yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Thailand, Myanmar, Vietnam, Laos, dan Kamboja.(ant/ris)

Belanda Laporkan Kasus MERS Kedua

Kasus kedua penularan koronavirus Sidrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) di Belanda telah dikonfirmasi, kata Lembaga Nasional Belanda bagi Lingkungan Hidup dan Kesehatan Masyarakat (RIVM), Kamis (15/5).


Pengumuman itu dikeluarkan cuma sehari setelah negeri tersebut mengkonfirmasi kasus pertama.


Kedua pasien tersebut, anggota keluarga yang sama, telah bepergian bersama ke Arab Saudi antara 26 April dan 10 Mei, demikian laporan Xinhua, Jumat pagi.


Telah ada lebih dari 500 kasus MERS yang dikonfirmasi sejak kasus pertama dilaporkan di Jazirah Arab pada 2012.


Penularan MERS dapat mengakibatkan gejala pernafasan akut, terutama pada orang yang memiliki gangguan lain kesehatan, dan gejala diare juga bisa muncul.(ant/vaa)

Lima Pekerja Bantuan Dibebaskan di Suriah

Lima pekerja bantuan yang diculik di Suriah Januari telah dibebaskan, kata badan amal medis Medecins Sans Frontieres (MSF), Kamis.


Dalam satu pernyataan, MSF mengatakan tiga anggota stafnya telah dibebaskan 4 April dan dua orang sisanya pada Rabu.


"Untuk menghormati kelima privasi pekerja tersebut, MSF tidak mengungkapkan identitas mereka, maupun akan berkomentar lebih jauh tentang situasi penangkapan dan pembebasan mereka," kata kelompok bantuan, yang juga dikenal sebagai Doctors Without Borders itu.


MSF mengatakan, penculikan itu terjadi pada 2 Januari di sebuah rumah sakit yang dikelola di barat laut Suriah untuk memberikan layanan kesehatan utama kepada orang-orang yang terdampak oleh amukan perang saudara di negara itu.


Akibat penculikan itu, MSF mengatakan terpaksa menutup satu rumah sakit dan dua pusat kesehatan di wilayah Jabal Akkrad.


"Pembebasan menunjukkan rekan-rekan kami kembali dengan selamat, bercampur dengan kemarahan di wajah mereka atas tindakan sinis yang telah memutus rakyat yang dilanda perang dari bantuan yang sangat mereka butuhkan," kata Ketua MSF, Joanne Liu, dalam satu pernyataan.


"Konsekuensi langsung dari penangkapan staf kemanusiaan adalah pengurangan dalam bantuan menyelamatkan nyawa. Dalam jangka panjang, korban penculikan ini penduduk Suriah.


"Sekitar 150.000 orang di wilayah Jabal Akkrad sekarang dicabut dari perawatan medis MSF, dan kini tinggal di zona perang." Pada 2013, staf medis MSF di tiga fasilitas yang sekarang ditutup melakukan 521 operasi bedah, banyak karena luka trauma, konsultasi medis 36,294, dan melahirkan di rumah sakit dengan selamat untuk lebih dari 400 ibu, kata organisasi.


"Di Suriah utara, di mana MSF terus mengoperasikan fasilitas medis lainnya, kendala keamanan telah membuatnya menjadi sangat menantang untuk memberikan bantuan," katanya.(ant/vaa)

Iran-Tiongkok Akan Perluas Kerja Sama

Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok, Cheng Guoping, Kamis mengatakan bahwa presiden Iran dan presiden Tiongkok akan saling bertemu di Shanghai untuk membahas perluasan hubungan dan kerja sama antara kedua negara.


Berbicara kepada wartawan di Shanghai, dia mengatakan, Presiden Xi Jinping telah mengundang mitranya Presiden Iran Hassan Rouhani untuk mengunjungi Tiongkok.


Konferensi ke-empat tentang Interaksi dan Langkah-langka Membangun Kepercayaan di Asia (CICA) akan diselenggarakan di Shanghai pekan depan, di mana kepala negara dari berbagai negara dijadwalkan untuk bertukar pandangan mengenai isu-isu kepentingan bersama, serta perkembangan regional dan internasional, katanya.


Para pemimpin, pejabat dan perwakilan dari 46 negara telah menyuarakan kesiapan untuk menghadiri konperensi tersebut, katanya.


China akan memangku kepemimpinan bergilir CICA Shanghai mendatang sampai 2016.


Tema konferensi ini adalah untuk meningkatkan pembicaraan, membangun kepercayaan, kerja sama, perdamaian dan stabilitas, katanya.


Konferensi Shanghai mengenai Interaksi dan Keyakinan Langkah-langkah Membangun Kepercayaan di Asia akan diselenggarakan setiap empat tahun sekali.(ant/vaa)

Presiden Jonathan Kunjungi Kota Timur Laut

presiden nigeria goodluck jonathan akan mengunjungi kota timur laut di mana lebih dari 200 siswi sekolah diculik oleh kelompok Boko Haram, sebagai responnya terhadap krisis setelah kecaman internasional makin meningkat.


Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan kepada AFP bahwa kepala negara akan berada di desa terpencil Chibok, di negara bagian Borno, Jumat sebelum terbang ke Paris untuk menghadiri KTT keamanan untuk membahas ancaman Boko Haram.


Jonathan dan pemerintahannya telah banyak dikritik karena mereka lambat menanggapi penculikan pada 14 April, yang menunjukkan 276 anak perempuan diculik oleh kelompok gerilyawan itu. Sebanyak 223 masih hilang.


Tetapi mereka dipaksa untuk bertindak dalam menghadapi kampanye media sosial dan protes-protes jalanan yang memenangkan dukungan global dan menarik perhatian negara-negara besar, yang kini mengirimkan beberapa tim ahli untuk membantu dalam upaya penyelamatan.


Di Amerika Serikat, telah mengirimkan pesawat tak berawak dan pesawat pengintai, sementara ketua ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat mengatakan sikap Nigeria "tragis dan kelambanannya tidak dapat diterima" untuk mengatasi krisis itu.


"Saya telah meminta Presiden (Goodluck) Jonathan untuk menunjukkan kepemimpinan yang dituntut negaranya," kata senator Demokrat Robert Menendez.


Pejabat Departemen Pertahanan, Alice Friend, mengatakan Nigeria, yang sebelumnya menolak bantuan dari luar untuk mengatasi lima tahun pemberontakan brutal di negaranya, akan mendapat tekanan yang sangat menantang untuk bekerja sama mengatasi hal itu".


"Dalam menghadapi ancaman canggih ini, pasukan keamanan Nigeria telah lambat untuk beradaptasi dengan strategi baru dan taktik baru," tambahnya.


Lainnya mengangkat catatan hak asasi manusia militer Nigeria setelah terdapat klaim-klaim yang terdokumentasi dengan pelanggaran yang dilakukan oleh para tentara, termasuk penahanan sewenang-wenang dan ringkasan eksekusi terhadap warga sipil.


Keadaan darurat diberlakukan di tiga negara bagian timur laut yang terkena dampak kekerasan terburuk pada 14 Mei tahun lalu.(ant/vaa)

Misi PBB Sambut BaikDisiarkannya Hasil Pemilu Afghanistan

misi pbb di Afghanistan pada Kamis (15/5) menyambut baik pengumuman hasil akhir pemilihan presiden, dan menegaskan pentingnya kerja sama antara lembaga pemilu dan calon sebelum pemilihan umum lanjutan yang dijadwalkan diadakan pada Juni.


Jan Kubis, WakiL Khusus Sekretaris Jenderal PBB dan Kepala Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA), memuji semua calon dalam kampanye ketat tapi positif, kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric dalam taklimat harian di Markas PBB, New York.


"Rakyat Afghanistan boleh merasa bangga dengan pemilihan umum yang mereka jalani," kata utusan PBB itu di dalam satu pernyataan, sebagaimana dikutip Xinhua, Jumat. "Pada hari pemungutan suara, lelaki dan perempuan Afghanistan memperlihatkan keinginan mereka untuk hidup dalam kedamaian, martabat dan kemakmuran. Pilihan demokratis melebihi kekerasan dan pemaksaan." Dengan tak-adanya pemenang langsung yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (IEC) pada babak pertama, Kubis menyeru semua calon agar memperlihatkan "penghormatan pada hasil dan kenegarawanan" sementara protes itu berjalan menuju babak kedua pemungutan suara, kata juru bicara tersebut.


IEC di Afghanistan telah menetapkan 14 Juni sebagai tanggal bagi pemungutan suara babak kedua sebab tak ada calon yang menerima 51 persen suara yang dibutuhkan pada babak pertama yang diselenggarakan pada 5 April.


Pemungutan suara babak kedua akan diikuti oleh Abdullah Abdullah, yang meraih 45 persen dari sebanyak tujuh juta suara, dan Ashraf Ghani Ahmadzai yang mengantungi 31,6 persen suara.


UNAMA menyatakan proses menuju pemilihan umum merupakan peningkatan dibandingkan dengan pemungutan suara sebelumnya. misi pbb tersebut juga mengakui berbagai upaya yang dilancarkan oleh dua lembaga pemilihan umum Afghanistan untuk meningkatkan transparansi dalam pemungutan suara, penghitungan suara dan penanganan keluhan, kata juru bicara itu.(ant/vaa)

Pemimpin Palestina Diharapkan Berada di Venezuela

pemimpin palestina mahmud abbas diharapkan tiba Venezuela Kamis untuk mencari dukungan dari Caracas dalam mendapat status pengamat di tiga organisasi regional Amerika Latin.


Selama berada di sana, yang akan berakhir Sabtu, Abbas akan bertemu dengan Presiden Nicolas Maduro, yang pemerintah sosialisnya telah menghadapi beberapa kali protes berdarah dalam beberapa bulan terakhir.


Maduro menyebut kerusuhan, yang telah menewaskan sedikitnya 42 orang sejak Februari, adalah upaya kudeta yang didukung Amerika Serikat.


Abbas menuju ke Caracas setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry di London, Rabu, yang pertama sejak proses perdamaian antara Palestina dan Israel runtuh.


Dalam pembicaraan mereka, Abbas dan Maduro akan bertukar pandangan mengenai proses perdamaian, serta hubungan Palestina dengan Amerika Latin, menurut Utusan Palestina Linda Sobeh Ali .


Abbas juga akan mencari dukungan untuk upaya Otoritas Palestina mendapatkan status pengamat di Uni Negara Amerika Selatan (UNASUR), Aliansi Bolivarian untuk Rakyat Amerika Kita (ALBA) dan Komunitas Amerika Latin dan Karibia (CELAC).


Dalam menghadapi penentangan sengit Israel, Palestina memenangkan status pengamat status di PBB pada November 2012, yang membuka jalan untuk mengadopsi sejumlah perjanjian internasional.


Abbas juga akan mengunjungi makam pendahulu Maduro, pemimpin Hugo Chavez yang meninggal karena kanker tahun lalu, menurut Sobeh Ali.(ant/vaa)

Rakyat Palestina Peringati Hari 'Nakba' Lewat Protes

Dua pemuda Palestina tewas di dekat Ramallah di Tepi Barat pada Kamis (15/5), selama protes untuk memperingati Hari "Nakba", kegiatan tahunan rakyat Palestina untuk mengenang pengusiran mereka setelah berdirinya negara Yahudi.


Ribuan orang Palestina pada Kamis menggelar peringatan ke-66 Hari "Nakba", kata dalam Bahasa Arab yang berarti "Bencana", peringatan tahunan untuk mengenang berdirinya Israel pada 1948 dan pengusiran mereka selama perang setelah negara Yahudi berdiri.


Pertemuan umum, demonstrasi dan protes dilancarkan di Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza, sehingga memicu bentrokan antara pemrotes dan tentara Yahudi. Beberapa saksi mata mengatakan tentara membubarkan pengunjuk-rasa dengan amunisi aktif dan gas air mata.


Dua pemuda Palestina tewas dan beberapa orang lagi cedera selama bentrokan di dekat Penjara Ofer, Israel, di pinggiran Ramallah di Tepi Barat.


Bentrokan antara demonstran dan tentara Israel juga terjadi di Kota, Bethlehem, Jenin dan Al-Khalil (Hebron) di bagian selatan Tepi Barat, kata beberapa saksi mata, sebagaimana diberitakan Xinhua, Jumat pagi.


Demonstran mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan slogan, serta menyerukan diakhirinya pendudukan militer Israel di Tepi Barat dan hak rakyat Palestina untuk pulang.


Di Jalur Gaza, daerah kantung pantai yang dikuasai oleh HAMAS, ratusan orang Palestina berpawai di dekat Kota Kecil Jabalia di bagian utara Jalur Gaza, tak jauh dari perbatasan antara daerah kantung Palestina tersebut dan Israel.


Selama pawai itu, sirene berkumandang selama 66 detik, sementara demonstran mengibarkan bendera faksi HAMAS dan saingannya, Fatah, untuk menyampaikan harapan bagi persatuan mereka.


Rakyat Palestina akan berpegang pada hak sah mereka, dan takkan pernah membuat konsesi mengenai hak mereka untuk pulang atau menerima tanah air pilihan di negara lain di dunia, kata beberapa pejabat dari departemen yang mengurusi pengungsi di Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dalam pertemuan umum tersebut.


Biro Statistik Pusat Palestina tahun lalu mengatakan jumlah pengungsi Palestina telah mencapai 5,3 juta, yang berarti hampir separuh dari jumlah orang Palestina di seluruh dunia.(ant/vaa)