Ann-Marie Orler, yang akan melepaskan jabatan penasehat polisi pbb, Rabu (30/1), menyeru negara anggota agar mengirim lebih banyak perempuan yang memenuhi syarat untuk bertugas dalam operasi pemelihara perdamaian PBB di seluruh dunia.
Orler mengeluarkan pernyataan tersebut, saat ia berbicara dalam taklimat di Markas PBB, New York, AS, guna menyoroti upaya PBB guna meningkatkan kualitas dan profesionalisme pasukan pemelihara perdamaian.
"Tujuan kita ialah memiliki kesatuan polisi paling profesional PBB. Namun, satu orang tak bisa memiliki organisasi polisi profesional dan modern tanpa mendorong keikut-sertaan yang sama oleh lelaki dan perempuan," kata perempuan pejabat itu.
Orler, pengacara dan perwira polisi, bekerja di Kepolisian Nasional Swedia selama hampir 20 tahun, sebelum bergabung dengan PBB sebagai wakil penasehat polisi di Departemen Operasi Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB (DPKO) pada 2008. Ia dipromosikan sebagai penasehat polisi pada Maret 2010.
Sebagai "polisi tinggi" badan dunia tersebut, Orler membawahi kesatuan polisi yang berjumlah 12.398 personel yang bertugas di 18 misi di seluruh dunia.
Pada 2009, PBB meluncurkan gagasan yang dikenal dengan nama "Global Effort" untuk menambah jumlah perempuan polisi di jajarannya menjadi 20 persen sampai 2014.
"Meskipun kita telah meningkatkan jumlah kita dalam tiga setengah tahun belakangan, saat ini kita tetap hanya memiliki 10 persen perempuan polisi," kata Orler sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Kamis pagi. "Masih banyak yang mesti dikerjakan. Saya kembali menyeru semua negara anggota untuk mengirimi kami lebih banyak perempuan yang sangat berkualitas." Ia menyatakan Rwanda, misalnya, baru bulan Desember mengirim satuan yang terdiri atas 15 perempuan polisi buat Pantai Gading. Bersama dengan Bangladesh dan India, Rwanda adalah salah satu dari tiga negara penyumbang perempuan polisi bagi PBB.(ant/ed)
Thursday, 31 January 2013
Penasehat Polisi PBB Tekankan Perlunya Lebih Banyak Perempuan Sebagai Petugas
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment